Tsamara PSI: Debat cukup di mulut saja, jangan sampai turun ke hati
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amani menganggap wajar adanya perdebatan dalam setiap kontestasi politik. Apalagi, kata dia, selama massa kampanye ini, perdebatan antar-sesama tokoh politik semakin memanas.
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amani menganggap wajar adanya perdebatan dalam setiap kontestasi politik. Apalagi, kata dia, selama massa kampanye ini, perdebatan antar-sesama tokoh politik semakin memanas.
Tsamara pun memberikan tips kepada para milenial untuk merespons makin panasnya suhu politik di Indonesia menjelang pemilu.
"Saya cuma minta satu aja sih. Jangan baper. Enggak baper itu penting banget. Debat cukup sampai di mulut saja, jangan sampai turun ke hati. Berat kalau soal hati yang bicara," kata Tsamara saat menjadi pembicara di acara Milenial Fest di Jakarta, Minggu (28/10).
Menurut Tsamara, perdebatan antar-sesama tokoh politik merupakan hal yang wajar. Tetapi yang terpenting, kata dia, adalah para tokoh politik memiliki tujuan yang sama yaitu memajukan Indonesia.
"Yang paling penting itu bukan perbedaan, tapi tujuan kita sama," ucap Tsamara.
Ia pun meminta kepada para milenials untuk tidan apatis melihat para politisi yang sekarang ini ada, khususnya mereka yang duduk di parlemen.
Tsamara mempersilakan kepada para anak-anak muda untuk turut serta memilih anggota dewan. Yang terpenting, kata dia, memilih anggota dewan harus kritis.
"Jangan ngelihat kontestasi politik seperti pilih pacar. Berat jadinya. Politisi itu kita lihat sebagai sosok yang akan merubah kehidupan kita, jadi kita mesti ktitis," terang Tsamara.
Reporter: Hanz Salim
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Tsamara 'serang' partai lama, Rommy minta PSI hormati fatsun koalisi
Gebrakan bersih-bersih DPR dinilai untuk hemat anggaran negara
Perludem sebut anggaran DPR harus efektif & efisien
PKB doakan PSI lolos parlemen dan tak lupa integritas
Sebut dana Meikarta mengalir ke kubu Jokowi, Waketum Gerindra tak takut dipolisikan