LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

TPS ini disulap bak zaman perjuangan kemerdekaan

Meski terlihat garang dari pakaian, namun senyum para petugas tidak pernah lepas saat para pemilih datang.

2015-12-09 12:01:14
Pilkada Serentak
Advertisement

Suasana pilkada Bantul tampak berbeda di TPS 30 Tegalkrapyak, Sewon. Tidak seperti TPS pada umumnya, TPS ini lebih mirip barak perang zaman kemerdekaan daripada tempat pemungutan suara.

Dari pantauan merdeka.com, dari kejauhan sudah tampak sebuah pos jaga kecil bercat hijau yang dijaga oleh seorang warga dengan pakaian pejuang. Di sebelah pos jaga ada dua senjata api dan sebuah mobil jeep tempur. Ada juga pagar kawat berduri yang dipasang di beberapa tempat.

Sementara itu petugas TPS lainnya juga tampak mengenakan pakaian pejuang kemerdekaan. Meski terlihat garang dari pakaian, namun senyum para petugas tidak pernah lepas saat para pemilih datang untuk menggunakan haknya.

"Kami mengusung tema pejuang ini agar menarik minat warga untuk datang menggunakan hak pilihnya," kata ketua KPPS TPS 30 Tegalkrapyak, Sewon, Bajuri Sutopo, Rabu (9/12).

Tema ini tercetus dari keprihatinan warga terhadap rasa nasionalisme generasi muda yang sudah pudar. Warga pun memutuskan untuk mengangkat tema ini supaya rasa nasionalisme bisa tumbuh.

"Rasanya kita kembali ke zaman kemerdekaan. Supaya warga juga bisa bisa menghayati bagaimana pahlawan kita berjuang dulu," terangnya.

Bajuri menerangkan semua peralatan yang digunakan didapat dari meminjam. Meski demikian ada juga warga yang sudah memiliki seragam pejuang.

"Kalau senjata api itu sudah tidak aktif, kita dapat meminjam. Kalau dana ini sebagian dari KPU, sebagian gotong royong warga," ungkapnya.

Bajuri berharap apa yang mereka lakukan ini bisa meningkatkan partisipasi pemilih di TPS 30. Sebab, kesadaran bahwa satu suara bisa menentukan nasib perubahan daerah Bantul belum banyak dimiliki.

"Harapannya pemilih banyak, rasa nasionalisme juga bisa bertumbuh," tandasnya.

Baca juga:
Warga Tasikmalaya sebut jika masih kalah Cabup Uu Ruzhanul memalukan
Kapolri sebut ada 5 daerah batal ikut pilkada
Demi nyoblos, warga di Purbalingga rela seberangi sungai
Bupati Raymundus soal sepinya Pilkada TUU: Mari gunakan hak politik
Datang ke TPS masih sepi, Arsid harap warga Tangsel tidak golput

(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.