LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Tolak dukungan ke Ahok, Boy Sadikin keluar dari PDIP

Sandiaga mengaku telah mengatur pertemuan antara Ketua Umum partai Gerindra Prabowo Subianto dengan mantan Ketua DPD PDIP Jakarta Boy Sadikin. Bukan hanya itu, Sandiaga juga sudah berkomunikasi dengan Boy perihal persiapan Pilgub nanti. Dikatakan dia, Boy sepakat dan bersedia menjadi pimpinan tim pemenangannya. "

2016-09-22 13:07:59
PDIP
Advertisement

Mantan Ketua DPD PDIP DKI Jakarta Boy Sadikin menulis surat yang ditujukan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Surat tertanggal 21 September 2016 yang langsung ditandatangani Boy berisi pengunduran diri sebagai kader PDIP.

Selain ditujukan ke Megawati, surat juga ditembuskan ke DPP, DPD dan seluruh kader PDIP. Dalam surat tersebut, Boy mengaku berseberangan dengan PDIP soal calon gubernur DKI Jakarta 2017. PDIP mengusung Ahok sedangkan Boy menolak Ahok.

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pengkaderan‎ dan Organisasi Djarot Saiful Hidayat membenarkan kabar mundurnya Boy Benardi Sadikin. Namun dia masih menganggap anak dari mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin itu sebagai kader PDIP.

Djarot mengatakan, surat pengunduran diri Boy disampaikan Rabu (21/9) kemarin kepada partai. Namun pengunduran dirinya tersebut bukan sebagai kader.

"Pak Boy statusnya kemarin mengundurkan diri sebagai ketua. Terus diganti. Yang seperti itu gampang kok. Tidak suka sama partai ya keluar," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (22/9).

Wakil Gubernur DKI Jakarta ini mengungkapkan, ada mekanisme partai yang akan ditegakkan kepada Boy. Mulai dari surat peringatan, dan jika diabaikan maka bukan tidak mungkin dia akan dipecat sebagai kader partai.

‎"Tergantung. Kalau dia melakukan tindakan seperti itu, indisipliner, baru. Ada peringatan 1,2,3 bisa dipecat. Itu aja," terangnya.

Djarot menjelaskan, saat ini pihaknya masih terus menunggu perkembangan status Boy Sadikin. Selama masih belum ada keputusan DPP PDI Perjuangan untuk memecat maka masih berstatus kader partai.

‎"Iya dong (kader partai). Masih kader dong karena beliau belum dipecat kan. Biar aja gak apa-apa itu kan pilihan‎," tutupnya.

Sebelumnya, bakal calon Gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra Sandiaga Uno mengaku telah mengatur pertemuan antara Ketua Umum partai Gerindra Prabowo Subianto dengan mantan Ketua DPD PDIP Jakarta Boy Sadikin. Bukan hanya itu, Sandiaga juga sudah berkomunikasi dengan Boy perihal persiapan Pilgub nanti. Dikatakan dia, Boy sepakat dan bersedia menjadi pimpinan tim pemenangannya.

"Pak Boy juga bersedia jadi pimpinan tim pemenangan," kata Sandiaga.

Baca juga:
Ogah dukung Ahok, Boy Sadikin siap jadi tim pemenangan Sandiaga
PDIP tunjuk Adi Wijaya gantikan Boy Sadikin pimpin Jakarta
'Poros Cikeas' ingin Sandiaga Uno jadi Cawagub
Sandiaga: Saya bertemu Anies, kita sepakat bangun Jakarta lebih baik
Deg-degan Sandiaga Uno jelang pengumuman pendamping di Pilgub DKI

Advertisement



(mdk/sho)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.