TKN Larang Anak-Anak Ikut Kampanye Jokowi di Konser Putih Bersatu
Hasto menambahkan, konser ini juga akan berlangsung sama seperti ucapan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang menginginkan yakni kampanye inklusif dan Bukannya eksklusif. Sehingga semua orang yang hadir dalam konser tersebut tak perlu lagi mendaftar.
Capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin akan melakukan kampanye akbar di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (13/4). Kampanye itu bertemakan Konser Putih Bersatu.
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Hasto Kristiyanto mengatakan, konser ini nantinya terbuka untuk umum. Namun tertutup untuk anak di bawah umur yang belum memiliki hak pilih.
"Kampanye rapat umum bersifat terbuka bagi seluruh warga Indonesia terkecuali anak-anak dan bagi mereka yang tidak memiliki hak untuk memilih," katanya di Rumah Cemara Nomor 19, Jakarta Pusat, Kamis (11/4).
Dia mengungkapkan, kampanye ini akan diikuti banyak orang termasuk para ketua umum partai Koalisi Indonesia Kerja. Serta tokoh masyarakat termasuk para artis tanah air seperti Krisdayanti, Cak Lontong, dan Sandy Sandoro.
"Selain itu juga akan dihadiri oleh pimpinan parpol Koalisi Indonesia Kerja. Seluruh Ketua Umum dari 10 parpol yang pengusung Pak Jokowi KH Maruf Amin akan hadir. Juga diramaikan oleh seluruh relawan partisipasi aktif dari masyarakat yang kali ini ingin tampilkan hal berbeda," ungkapnya.
Hasto menambahkan, konser ini juga akan berlangsung sama seperti ucapan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang menginginkan yakni kampanye inklusif dan Bukannya eksklusif. Sehingga semua orang yang hadir dalam konser tersebut tak perlu lagi mendaftar.
"Tapi kampanye yang mencerminkan ke Indonesia kita. Seluruh representasi dari daerah, suku, agama, status sosial, lapisan masyarakat bisa hadir bergembira riang menyatukan diri dalam kepemimpinan bersama Pak Jokowi dan KH Maruf Amin," ujarnya.
"Karena itulah konser putih bersatu, itu juga sekaligus sebagai upaya yang dilakukan oleh Pak Jokowi dan KH Ma'ruf Amin tiba saatnya kita bangun upaya lakukan langkah rekonsiliasi. Langkah membangun Indonesia yang satu kemudian bergandengan tangan," tandas politisi PDIP ini.
Baca juga:
Ma'ruf Amin: Jabar dan Banten Cukup Alot, Insya Allah Menang
Jokowi: Saya Sudah 4,5 Tahun Dihina, Tapi Saya Diam
Hasil Survei Isu Hoaks di Media Sosial yang Serang Jokowi dan Prabowo
Jokowi Minta Temuan Surat Suara Tercoblos di Malaysia Dilaporkan ke Bawaslu
Kampanye di Bandung, Presiden PKS Serang Megawati dan Jokowi
Akui Hasil Survei Masih Rendah, Jokowi Targetkan 55 Persen Suara di Depok