LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

TKN Jokowi-Ma'ruf punya 'anti-virus' buat lawan politik hoaks

Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf menyiapkan 'anti-virus' untuk mengantisipasi serangan hoaks yang diduga bakal banyak menyerang pasangan calon presiden nomor urut 01. Hal itu tercantum dalam rekomendasi internal Rapat Kerja Nasional TKN di Surabaya, Jawa Timur.

2018-10-28 23:00:00
Pilpres 2019
Advertisement

Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf menyiapkan 'anti-virus' untuk mengantisipasi serangan hoaks yang diduga bakal banyak menyerang pasangan calon presiden nomor urut 01. Hal itu tercantum dalam rekomendasi internal Rapat Kerja Nasional TKN di Surabaya, Jawa Timur.

"Kalo hoaks sebagai sebuah virus peradaban kita, kami punya anti virusnya untuk mencegah itu dan itulah yang dibangun rekomendasi internal bagaimana menghadapi virus-virus, anti-virus untuk sesuatu hal sangat merusak keadaban publik kita," ujar Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto usai Rakernas di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (28/10).

Namun Hasto tak mau mengungkap apa anti virus yang dimaksud karena rekomendasi internal bersifat strategis. Dia mengatakan ada 44 butir rekomendasi internal.

Advertisement

"Ada di rekomendasi internal itu kan ada lebih dari sekitar 44," imbuhnya.

Sekjen PDI Perjuangan itu mengatakan tak akan bermain di ranah hoaks seperti lawannya. Hasto menegaskan bagi anggota tim kampanye yang pakai politik kebohongan tak segan bakal disanksi.

"Kami justru membangun komitmen tidak ikut-ikutan membangun hoaks. Karena itulah kami akan memberikan sanksi bagi mereka yang melakukan upaya tersebut," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
Deklarasi dukung Jokowi lewat 'Sumpah Pemuda Jilid Milenial'
Jokowi perkenalkan kampanye salam satu jempol gantikan jari telunjuk
Apel siaga NasDem, Jokowi curhat diisukan antek asing, PKI & kriminalisasi ulama
Hadiri apel siaga di Surabaya, Jokowi optimis NasDem masuk 3 besar di Pemilu 2019
Bertemu Jokowi, La Nyalla minta maaf pernah sebarkan isu PKI di Pilpres 2014

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.