Titiek Soeharto, Theo L Sambuaga dan Priyo tolak calon tunggal di Munaslub
Titiek Soeharto, Theo L Sambuaga dan Priyo tolak calon tunggal di Munaslub. Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Titiek Soeharto menegaskan, dalam Munaslub tidak boleh hanya ada calon tunggal. Senab, kata dia, dalam Munaslub harus ada mekanisme pemilihan.
Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Titiek Soeharto menegaskan, dalam Munaslub tidak boleh hanya ada calon tunggal. Senab, kata dia, dalam Munaslub harus ada mekanisme pemilihan.
"Memang namanya Munaslub itu tidak calon tunggal kan pasti harus ada pemilihan," kata Titiek di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (18/12).
Terkait rencana majunya sebagai Ketua Umum Partai Golkar, Titiek tidak mau membahasnya lebih lanjut. Ia hanya menyerahkan seluruhnya pada mekanisme Munaslub sore nanti.
"(Kelanjutan maju jadi Ketua Umum Golkar?) Hehehe nanti saja," ujarnya.
Sementara itu, di tempat yang sama Wakil Ketua Dewan Pembina Theo L Sambuaga meminta agar dalam Munaslub dibuka peluang untuk calon lainnya.
"Tapi kalau nanti Munaslub, silakan buka. Pak Airlangga kan diajukan calon. Jangan menutup pintu bagi calon lain," ucap Theo.
Senada, Sekretaris Dewan Kehormatan Golkar Priyo Budi Santoso mengatakan, jika dalam Munaslub hanya satu calon maka Golkar akan kembali zaman dahulu.
"Sekarang seakan-akan termobilisir aklamasi ya sulit, saya tidak tahu Golkar kembali ke zaman baheula, kemudian ingin memberikan membangun suatu demokrasi yang baru," tambah Priyo.
Baca juga:
Belum tentu jadi pesaing Arilangga, Priyo tunggu dinamika di Munaslub
Dedi Mulyadi tegaskan tak ada deal dukungan Airlangga dengan Pilgub Jabar
Airlangga Hartarto buka Rapimnas III Golkar di JCC Senayan
Golkar Jateng tetap usung Arianti Dewi maju bakal Cawagub
Luhut minta Airlangga tak rombak besar-besaran pengurus Golkar
Tinggalkan Ridwan Kamil, Golkar buka peluang gabung PDIP di Pilgub Jabar
Golkar: Ridwan Kamil tak konsisten, dia yang minta Daniel Mutaqien