Titiek Soeharto jadi waketum, ini komposisi pengurus DPP Golkar
Ketua Dewan Pertimbangan adalah Akbar Tandjung, waketum ada 9 orang. Ketua harian dijabat MS Hidayat dan Sekjen Idrus M.
Kendati mundur dua jam dari waktu yang direncanakan pukul 11.00 Wita, acara pembacaan dan pengesahan pengurus dilaksanakan dengan lancar, Kamis (4/12) sekaligus menutup Munas IX Golkar di Nusa dua, Bali.
"Sebelumnya akan diumumkan pukul 11.00 WITA, tapi mundur dua jam. Saya mohon maaf," kata Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie di Nusa Dua.
Tanpa panjang lebar, Ical langsung membacakan susunan pengurus dimulai dari Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar. "Ketua Dewan Pertimbangan adalah Akbar Tandjung," tegas Ical.
Ical menuturkan akan ada sembilan wakil ketua umum. Mereka adalah Nurdin Halid, Teo L Sambuaga, Setya Novanto, Sharif Cicip Sutardjo, Fadel Muhammad, Siti Hediyanti Soeharto, Ahmadi Noor Supit, Ade Komaruddin dan Aziz Syamsuddin.
"Untuk Sekjen adalah saudara Idrus Marham," sebut Ical.
Sementara itu, terjadi perampingan pada struktur kepengurusan periode 2014-2019. "Dulu 360 struktur sekarang 199. Ada ketua harian 1, ada 9 wakil ketua umum dan ketua bidang 31 dari sebelumnya 39," papar Ical.
Sementara posisi Ketua Harian DPP Partai Golkar diisi oleh M Soleman Hidayat dan Bendahara Umum Bambang Soesatyo.
Dari 199 anggota yang disebutkan, ada yang sedikit mengganjal di mana sebelumnya kader dari mengajukan nama Made Sumarjaya Linggih yang kini duduk di DPR RI. Justru tidak masuk, namun sebagai gantinya adalah I Gusti Putu Wijaya yang duduk di posisi Wasekjen Bidang Kajian Strategis. "Ada tiga masuk dari Bali itu sudah cukup," singkat Ketut Sudikerta, Ketua DPD Golkar Bali, usai acara Munas IX Golkar di Nusa Dua.