LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Tingkat Kehadiran Kurang, Bukti Komitmen Anggota DPR Lemah

Kehadiran anggota DPR dalam persidangan dewan terus menurun. Tingkat kehadiran anggota DPR saat ini dari daftar hadir paripurna saat pembukaan masa persidangan II 2018-2019, Rabu lalu tercatat, 241 orang dari 560 anggota DPR.

2018-11-24 13:23:00
DPR
Advertisement

Kehadiran anggota DPR dalam persidangan dewan terus menurun. Tingkat kehadiran anggota DPR saat ini dari daftar hadir paripurna saat pembukaan masa persidangan II 2018-2019, Rabu lalu tercatat, 241 orang dari 560 anggota DPR.

Namun saat dihitung anggota yang hadir saat rapat baru dimulai jumlah yang hadir kurang dari 100 orang. Peneliti Senior LIPI, Syamsudin Haris menilai kehadiran anggota DPR sangat penting. Tidak hanya kehadiran ide, menurut dia kehadiran secara fisik juga harus dilakukan.

"Ini penting sekali, untuk mengingatkan bagaimana manajemen kehadiran itu sangat penting," kata Syamsudin saat diskusi Populi Center dan Smart FM Network dengan bahasan, 'Mengapa Anggota DPR Malas?', Jakarta Pusat, Sabtu (24/11).

Advertisement

Dia mengatakan tidak masuk akal para anggota dewan beralasan tidak hadir saat rapat lantaran mendengar aspirasi dari daerah pemilihan. Seharusnya, para anggota DPR bisa berkomunikasi dengan mudah menggunakan media lain tanpa terjun ke lapangan.

Dia juga menyatakan, ketidakhadiran tersebut menjadi bukti komitmen para wakil rakyat masih lemah.

"Lalu apa masalahnya komitmen itu bagi saya masih rendah. Komitmen setiap anggota pada tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat," ungkap Syamsudin.

Advertisement

Kemudian dia menjelaskan bukan secara keseluruhan kemalasan berlatar belakang dari para anggota. Tetapi sistem ke depan harus dikecilkan.

"Apakah ini semata-mata kesalahan anggota dewan? Tidak juga, distrik kita membentuk itu. Sistem pemilunya membentuk itu. Sistem baik pileg, maupun sistem yang lain," papar Syamsudin.

Dia juga meminta sistem dapil dikecilkan. Agar para anggota DPR tidak bisa 'melarikan diri' saat rapat di DPR.

"Kan kelihatan, mana mungkin setiap anggota dewan itu betul-betul bertanggung jawab. Bayangkan dapil ketua DPR pusat bisa lebih dari 10 orang. Bukan sistem dapilnya. Ini ke depannya sistemnya dikecilkan, jadi setiap anggota dewan tak bisa melarikan diri," kata Syamsudin.

Baca juga:
Wakil Ketua MKD DPR Pengganti Syarifuddin Sudding Dilantik Fadli Zon
KNKT Beberkan Hasil Investigasi Sementara Lion Air PK-LQP Jatuh di Karawang
Rapat Kerja Komisi V DPR Bahas Jatuhnya Lion Air JT 610
DPR, LPSK dan Komnas Perempuan Sepakat Dampingi Baiq Nuril
Kasus Baiq Nuril, DPR Dorong Pembahasan UU Kekerasan Terhadap Wanita dan Anak
Jelang Pemilu 2019, Bamsoet Imbau Anggota DPR Bangun Suasana Teduh

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.