LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Timses Jokowi-JK akan sebar jutaan saksi awasi kecurangan di TPS

Agar para saksi ini memahami tugasnya, setiap orang akan dibekali buku saku.

2014-06-29 15:57:18
Pemilu 2014
Advertisement

Tim sukses pasangan Jokowi-JK akan menerjunkan saksi sendiri untuk memantau pelaksanaan pemilihan presiden. Saksi itu nantinya akan bertugas untuk mengawasi jika terjadi kecurangan.

"Mengacu pada pengalaman pemilihan presiden tahun 2009  lalu, di situ banyak sekali kelemahan-kelemahan dan kecurangan-kecurangan yang terjadi di lapangan. Pelanggaran-pelanggaran secara masif terjadi di lapangan," ujar Timses Jokowi-JK, Arif Wibowo dalam jumpa pers di Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jaksel, Minggu (29/6).

Dalam pantauannya, tim Jokowi-JK banyak menemukan pelanggaran. Contohnya adalah Pemilu 2009 dan 2014. Seperti buruknya administrasi pendataan sehingga adanya dugaan manipulasi daftar pemilik. Contohnya, penemuan NIK kosong dan NIK Ganda.

"Berdasarkan itu, kampanye Jokowi-JK sudah menyiapkan saksi dalam 1.135.989. Tugasnya tidak hanya saat hari H," sambung Djarot S Hidayat yang ikut mendampingi.

"Dan saksi luar TPS yg terdata dalam database kami sekitar 2.439.200. Ini bisa bertambah," imbuhnya.

Saksi ini nantinya akan bertugas di pusat, provinsi, kabupaten/kota, sampai tingkat daerah. "Saksi kita juga nanti digerakkan sebagai motor pemilih, ada dua tugas utama, yaitu, menetralisir kampanye-kampanye busuk. Tidak boleh kampanye busuk dilawan dengan kampanye busuk, dan antisipasi apabila adanya politik uang. Di beberapa daerah, ada saksi kita sebagai anti satgas money politic," ujarnya.

Agar para saksi ini memahami tugasnya, setiap orang akan dibekali buku saku. Sehingga para saksi mengerti apa yang harus mereka kerjakan. "Masing-masing saksi sudah dibekali dengan buku saku. Sebagai bahan untuk sebelum dan hari H," ujar Enggar Tiasto.

"Kita juga mengeluarkan surat mandat. Jadi yang punya hak untuk jadi saksi adalah yang mendapat surat mandat kita yang ditanda tangani oleh tim kampanye, sesuai tim kampanye," lanjutnya.(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.