Tim kampanye Jokowi-Ma'ruf siapkan pedoman bagi relawan di media sosial
Tim kampanye nasional pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, mengimbau para relawan tidak menyebar hoaks dan kebencian di media sosial. Pihaknya sudah membuat pedoman kepada relawan.
Tim kampanye nasional pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, mengimbau para relawan tidak menyebar hoaks dan kebencian di media sosial. Pihaknya sudah membuat pedoman kepada relawan.
"Kami TKN hanya membuat guideline berubah imbauan bahwa para relawan tidak boleh menyebar hoaks dan kebencian," kata Wakil Sekretaris Koalisi Indonesia Kerja Raja Juli Antoni kepada merdeka.com, Kamis (6/9).
Sekretaris jenderal Partai Solidaritas Indonesia itu mengakui media sosial sebagai medan kampanye yang penting. Kubu Jokowi mengakui memiliki asset digital untuk digerakkan.
"Beruntung Pak Jokowi punya asset digital yang terawat dengan baik yaitu para relawan yang merindukan perubahan di Indonesia," ujar Antoni.
Saat ditanya kemungkinan menyiapkan influencer media sosial, Antoni mengatakan belum ada. Namun, pihaknya siap bekerja sama dengan influencer yang memiliki tujuan sama.
"Selama memiliki nilai dan tujuan yang sama tentu saja kita bisa bekerjasama dengan para influencer," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis survei pertarungan di media sosial antara pendukung Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga. Pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul di kalangan media sosial, namun keunggulannya tak jauh.
Berdasarkan hasil survei pengguna media sosial yang mempunyai hak pilih hanya 28,5 persen dan bukan pengguna sosial media sebesar 71,5 persen.
Pasangan Jokowi-Ma'ruf memperoleh dukungan 48,3 persen. Sedangkan Prabowo-Sandiaga berada di angka 39,5 persen.
Baca juga:
Kubu Jokowi sebut lebih penting dukung program pemerintah atasi depresiasi Rupiah
Sekjen PPP sebut Erick Tohir masuk top list ketua tim kampanye Jokowi-Ma'ruf
Soal sanksi Lukas Enembe dukung Jokowi, Demokrat serahkan ke komisi pengawas
Ketua Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf sudah diputuskan, tinggal diumumkan
Kubu Jokowi-Ma'ruf umumkan ketua tim kampanye Jumat besok
Ma'ruf Amin minta dukungan, Muhammadiyah tegaskan tak terlibat politik praktis