LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Tim kampanye Jabar akan jualan kinerja Jokowi dan bergerilya di daerah lemah

Tim pemenangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengungkapkan strategi mengenai isu yang dijual dalam kampanye Pilpres 2019. Mereka juga akan bergerilya di daerah yang dianggap suara Jokowi lemah.

2018-09-10 18:44:00
Pilpres 2019
Advertisement

Tim pemenangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengungkapkan strategi mengenai isu yang dijual dalam kampanye Pilpres 2019. Mereka juga akan bergerilya di daerah yang dianggap suara Jokowi lemah.

Sekretaris tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf Jawa Barat, Abdy Yuhana mengatakan pembangunan yang sudah dilakukan Jokowi selama jadi presiden merupakan isu andalan untuk menarik perhatian masyarakat Jabar.

"Melihat hasil kerja pak Jokowi di Jabar. Ada pelabuhan Patimban, Bandar Udara Kertajati, Bendungan Jatigede, itu yang jadi jualan kami," katanya saat ditemui usai rapat koordinasi parpol koalisi Jokowi tingkat Jabar di Kantor DPD PPP, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, senin (10/9).

Advertisement

Abdy optimistis, suara Jokowi tidak akan seperti raihan pada Pilpres lima tahun lalu yang kalah oleh Prabowo di Jabar. Dia mengklaim kekuatan petahana saat ini sudah lebih kuat dan solid.

Sosok Ma'ruf Amin pun akan dimaksimalkan untuk meraih segmen yang tidak maksimal dikuasai Jokowi di Jabar. Di antaranya tokoh agama dan masyarakat pedesaan.

Dihubungi terpisah, Ketua DPD Nasdem Jabar, Saan Mustopa menyebut beberapa daerah khusus harus dimenangkan di Jawa Barat. Wilayah itu dinilai lemah untuk urusan suara Joko Widodo.

Advertisement

"Daerah priangan timur, Tasik, Ciamis, juga Sukabumi, Cianjur. Pokoknya daerah yang Jokowi kalah (di Pilpres 2014) masuk fokus prioritas," terangnya.

Seperti diketahui, pada pilpres 2014 pasangan Prabowo-Hatta unggul dengan perolehan suara 14.167.381 atau 59,78 persen. Sementara itu, pasangan Jokowi-JK mendapat suara 9.530.315 atau 40,22 persen.

Tingkat partisipasi pemilih di Jabar mencapai 70,93 persen, setara dengan 23.990.089 pemilih dari jumlah daftar pemilih tetap di Jabar, yakni 33.821.378 jiwa. Total suara sah dari kedua pasangan tersebut ialah 23.697.696.

Pasangan Prabowo-Hatta menang di 22 kabupaten/kota di Jabar. Sementara itu, Jokowi-JK hanya unggul di empat kabupaten/kota di Jabar, yakni Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon.

Baca juga:
Gubernur Banten ogah komentar soal kabar jadi tim pemenangan Jokowi
Gerakan #2019GantiPresiden dinilai tidak surutkan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf
JK ogah ikut campur soal Demokrat 'main dua kaki' di Pilpres 2019
Wapres JK nilai gubernur yang dukung Jokowi sebagai sikap pribadi
Erick Thohir di kubu Jokowi dinilai akan mengganggu sumber logistik Prabowo
JK sebut Jokowi pilih Erick Thohir karena mampu pimpin tim besar

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.