Tim Jokowi anggap Sandi jauh seperti Bung Hatta kayak langit dan bumi
Tim Jokowi anggap Sandi jauh seperti Bung Hatta kayak langit dan bumi. Sekjen PSI itu menuding kubu Prabowo-Sandiaga ini tidak memahami sejarah. Tak cuma mencatut nama Bung Hatta, sebelumnya Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Hanum Salsabiela Rais menyebut Ratna Sarumpaet sebagai Cut Nyak Dien masa kini.
Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Raja Juli Antoni mendukung sikap cucu Wapres pertama Mohammad Hatta yang geram lantaran disamakan dengan cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno. Menurutnya keluarga Mohammad Hatta berhak keberatan jika dimanfaatkan untuk kepentingan politik.
"Apalagi yang hebat disamakan dengan Sandi yang perbandingannya seperti langit dan bumi," kata Antoni melalui pesan singkat, Kamis (25/10).
Sekjen PSI itu menuding kubu Prabowo-Sandiaga ini tidak memahami sejarah. Tak cuma mencatut nama Bung Hatta, sebelumnya Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Hanum Salsabiela Rais menyebut Ratna Sarumpaet sebagai Cut Nyak Dien masa kini.
"Coba baca lagi buku sejarah siapa Bung Hatta dan Cut Nyak Dien," ucapnya.
Dia menilai apa yang dilakukan kubu Prabowo adalah politik manipulatif. Antoni mengatakan tak cuma angka kemiskinan, sejarah nasional pun dimanipulasi demi kepentingan elektoral.
"Pembodohan rakyat secara masif sedang dilakukan," pungkasnya.
Sependapat, Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding menilai kualitas pribadi dan kepemimpinan Sandiaga jauh dari Bung Hatta. Wapres pertama RI itu terkenal sebagai bapak koperasi karena membangun ekonomi rakyat, dan koperasi masih bertahan hingga sekarang. Berbeda dengan Sandiaga yang membangun perusahaan untuk kekayaan pribadi.
"Kalau Mas Sandi, saya tidak melihat dia membangun usahanya untuk rakyat tetapi lebih kepada untuk dirinya sendiri dan tentu mungkin keluarganya ya, jadi beda tujuan membangun," pungkasnya.
Diberitakan, Keluarga proklamator Mohammad Hatta terusik saat mendiang Wapres pertama Indonesia itu disamakan dengan cawapres Sandiaga Uno oleh Jubir capres cawapres nomor urut 02. Cucu Hatta, Gustika Jusuf-Hatta menilai tak elok nama Soekarno-Hatta digunakan demi kepentingan politik.
Gustika protes saat Jubir Prabowo-Sandiaga, Faldo Maldini mengunggah video di akun Twitternya, @FaldiMaldini, yang berisi alasan Prabowo-Sandiaga harus dipilih menjadi presiden dan wakil presiden 2019. Di ujung video, Dahnil Anzar Simanjuntak menilai Sandiaga ibarat Bung Hatta.
"Kalau menurut saya, mereka (Prabowo-Sandiaga) bagian baru dari model Bung Karno dan Bung Hatta. Pak Prabowo itu seperti kombinasi Bung Karno dan Jenderal Sudirman. Sedangkan Bang Sandi, itu adalah bagian baru dari Bung Hatta. Itu kenapa mereka berdua pantas jadi Presiden dan Wakil Presiden," kata Dahnil dalam video yang berdurasi 02:11 menit.
Baca juga:
Di depan nelayan Tegal, Sandiaga kembali 'senggol' kebijakan perikanan
Sandiaga ingatkan emak-emak jangan berantem di grup WA karena Pilpres
Sandiaga: Saya itu pengusaha, kalau janji pasti saya tepati
80 Kader PKS Banyumas mundur, Gerindra jamin koalisi Prabowo tetap solid
Aliansi Mahasiswa Semarang sumbang dana kampanye Prabowo-Sandi
4 Istilah tempe versi Sandiaga Uno, unik-unik