Tifatul bantah PKS ingin cerai dari Demokrat
"Enggak ada. Tidak ada keputusan majelis syuro untuk keluar dari koalisi. Koalisi baik-baik saja," kata Tifatul.
Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring membantah ada keinginan dari partainya keluar dari koalisi. Dia justru mengklaim keberadaan PKS di dalam Sekretariat Gabungan (Setgab) masih aman.
"Enggak ada. Tidak ada keputusan majelis syuro untuk keluar dari koalisi. Koalisi baik-baik saja, semakin baik malah," aku pria yang akrab disapa Tif ini di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (23/5).
Menurutnya, keinginan untuk masuk ke dalam koalisi pada masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan keputusan bersama. Kebijakan itu lantas ditetapkan melalui Majelis Syuro PKS.
"Kita berkoalisi adalah atas keputusan Majelis Syuro, kalau ada terkait koalisi itu keputusan Majelis Syuro," lanjutnya.
Politisi PKS yang kini menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika itu melanjutkan, dalam sidang Majelis Syuro ke sembilan tidak membahas mengenai keinginan PKS keluar dari koalisi.
"Belum ada sidang Majelis Syuro. Majelis Syuro terakhir yang kesembilan tidak membahas keluar koalisi," tandasnya.
Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal PKS Fahri Hamzah berharap supaya PKS memutuskan keluar dari koalisi dengan Partai Demokrat. Sebab, dia sudah tak sejalan dengan kebijakan SBY. Namun niatannya itu murni merupakan pendapat pribadi.
"Saya ingin sekali partai keluar dari koalisi," kata Fahri usai mengikuti rapat Timwas Century di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/5).(mdk/mtf)