LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Teriakan 'Cawapres Jokowi' bergemuruh saat Panglima TNI hadiri Rakernas NasDem

Hampir satu jam di lokasi, Gatot terus diteriaki 'cawapres'.

2017-11-16 17:15:46
Panglima TNI Gatot
Advertisement

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo diundang ke Rakernas Partas NasDem di JIExpo Kemayoran, Kamis (16/11). Di sana ia mengisi materi dalam waktu kurang lebih satu jam. Mendekati akhir, hampir semua kader yang berjumlah ribuan, meneriakkan usungan Jenderal bintang empat itu sebagai calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019.

Pantauan merdeka.com, gema dukungan itu bak ombak yang tidak berhenti. Sampai masuk sesi tanya jawab, ribuan kader masih bergemuruh dengan teriakan 'cawapres'.

Suasana semakin meriah, saat Gatot diberondong pertanyaan apa rencananya setelah pensiun. Salah satunya pertanyaan datang dari Ketua DPW NasDem DKI Jakarta Wanda Hamidah. Ia bertanya apakah Gatot tertarik untuk masuk ke dunia politik praktis.

Jawaban Gatot pun tak beda ketika awak media bertanya hal sama sebelumnya. Ia masih bersikeras dengan jawaban, enggan berbicara politik karena masih menjadi prajurit aktif.

"Setelah pensiun itu nanti. Sekarang saya prajurit, tidak berpolitik praktis. Bermimpi pun tidak boleh," jawab Gatot di lokasi, Kamis (16/11).

Namun, jawaban itu tidak memuaskan para kader. Teriakan dukungan sebagai cawapres pun terus menggema sampai ia diwawancara wartawan di pintu keluar.

Rabu (15/11), Partai NasDem mendeklarasikan dukungan terhadap Joko Widodo sebagai calon presiden 2019 pada hari pertama Rakernas. Namun, belum jelas siapa calon pendamping Jokowi. Isu Gatot menemani Jokowi pun belakangan santer digaungkan dalam beberapa survei. Apalagi Maret tahun depan, ia memasuki masa pensiun.

Terkait nama Cawapres itu, Ketua Umum NasDem Surya Paloh masih merahasiakannya.

"Oh ya pasti ada, nah itu rahasia masih panjang lah. Kita berupaya sejujurnya ingin saya katakan mencari alternatif pilihan yang terbaik menominasikan sejumlah tokoh yang kita anggap punya pengetahuan potensi diri integritas diri kapabilitas pada pilpres yang akan datang," ujar Paloh pada Kamis (16/11).

Sementara, Gatot sendiri tidak mau menanggapi wacana pengusungannya. Ia hanya melempar senyum seraya meninggalkan gedung Hall B3-C3 JIExpo Kemayoran.

Baca juga:
Ini kriteria cawapres paling cocok buat Jokowi hasil terawangan JK
Hamdan Zoelva minta masyarakat waspadai adu domba jelang Pilkada dan Pilpres
JK soal cawapres Jokowi: Kalau presidennya nasionalis, wakilnya harus religius
Jokowi banjir dukungan di Pilpres 2019, PDIP tak merasa kecolongan
Ini alasan NasDem dukung Jokowi di Pilpres 2019

(mdk/rzk)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.