LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Tepis Isu Perpecahan, Prabowo Kumpul Bareng Sekjen Parpol Koalisi

Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso membantah tegas isu pecah kongsi koalisi partai pengusung calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Lewat pesan singkat diterima, Priyo menyatakan isu tersebut hanya gorengan pihak tak bertanggung jawab.

2019-04-20 10:08:00
Pilpres 2019
Advertisement

Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso membantah tegas isu pecah kongsi koalisi partai pengusung calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Lewat pesan singkat diterima, Priyo menyatakan isu tersebut hanya gorengan pihak tak bertanggung jawab.

"Berita beredar seolah koalisi retak, itu hanya isu digoreng. Nyatanya ke 5 partai koalisi solid," tegas Priyo, Sabtu (20/4).

Priyo menceritakan, pertemuan kelima Sekjen koalisi partai Indonesia Adil Makmur ini digawangi langsung oleh Prabowo Subianto. Kepada partai koalisi Prabowo menyampaikan rasa terima kasihnya kepada setiap kader masing-masing partai dan relawan yang mendukung dalam Pemilu 2019.

Advertisement

"Beliau bersyukur kepada Tuhan & sampaikan terima kasih atas dukungan besar rakyat, partai-partai koalisi seluruh jaringan dan caleg, para ulama, tokoh semua agama, para relawan, emak-emak, milenial dan semua pihak," ujar Priyo.

Lewat foto dilihat, kelima Sekjen hadir seperti Muzani dari Partai Gerindra, Hinca Panjaitan dari Partai Demokrat, Edy Soeparno dari Partai Amanat Nasional, Mustafa Kamal dari PKS, dan Priyo Budi dari Partai Berkarya.

Isu Pecah Kongsi

Advertisement

Sebelumnya diberitakan, awal isu pecah kongsi bermula saat Partai Demokrat lewat Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan surat kepada para kadernya agar menarik diri, bila terjadi gerakan atau cara inkonstitusi dalam praktik Pemilu 2019.

Kendati demikian, hal itu dibantah oleh Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin. Menurut dia, koalisi masih solid.

Menurut Amir, inti pesan SBY itu agar tetap mengawal hasil Pemilu 2019 sesuai Undang-undang dan bukan ketidaksepahaman dengan koalisi BPN 02.

"Yang pasti memang ada instruksi dari Bapak (SBY) yang intinya dari ketua umum kami ya. Intinya itu memastikan bahwa para pengurus dan kader Partai Demokrat untuk tidak melibatkan diri dalam kegiatan yang bertentangan dengan konstitusi dan undang-undang yang berlaku itu aja," kata Amir.

Reporter: Muhammad Radityo

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Banyak Penghitungan Suara Tak Sesuai C1 di Situng, KPU Buka Layanan Pengaduan
KawalPemilu: Suara Masuk 10,3 Juta, Prabowo Unggul 9.763 Suara dari Jokowi
Erick Thohir Minta Pendukung Jokowi Lawan Klaim Kemenangan Prabowo
Petinggi Parpol Desak Jokowi Deklarasi Kemenangan di Rapat Plataran Menteng
Update Sabtu Pagi Real Count KPU Jokowi vs Prabowo
Ini Lembaga Survei Paling Akurat Prediksi Pilpres 2019, Tiga Meleset
Cerita Pilu Petugas KPPS di Sulsel, Disiram Tinta, Disundut Rokok dan Dipukul

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.