Tentukan cawapres, 4 parpol koalisi Prabowo hari ini gelar pertemuan
Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Demokrat hari ini akan menggelar pertemuan untuk membahas sosok cawapres yang akan mendampingi Prabowo Subianto untuk maju di Pilpres 2019.
Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Demokrat hari ini akan menggelar pertemuan untuk membahas sosok cawapres yang akan mendampingi Prabowo Subianto untuk maju di Pilpres 2019.
Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik mengatakan kemungkinan pertemuan digelar sore atau malam. Lokasi pertemuan belum bisa dibeberkan. Dia menjelaskan pada pertemuan nanti para ketum partai akan menyampaikan aspirasi masing-masing cawapres yang dijagokannya.
"Besok (hari ini) itu para ketum partai-partai bertemu menyampaikan dan disepakati secara bersama, kan Wapresnya hanya satu," katanya ditemani Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno usai menemui Presiden PKS Sohibul Iman di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (7/8) malam.
Kesepakatan nama cawapres akan diputuskan pada pertemuan tersebut. Besoknya, Kamis (9/8), koalisi penantang Jokowi ini akan mendeklarasikan pasangan yang diusungnya untuk memimpin Indonesia lima tahun ke depan.
"Iya dong, harus dong (kesepakatan cawapres pada pertemuan). Kan waktunya tinggal besok dan lusa (deklarasi). Kita mendaftar tanggal 10 (Agustus)," ungkap Wakil Ketua DPRD DKI ini.
PKS sendiri telah mengeluarkan keputusan sidang istimewa Majelis Syuro. Salah satu poinnya meminta Prabowo mengikuti amanat itjima ulama yang merekomendasikan Ustadz Abdul Somad atau Salim Segaf Al Jufri sebagai pendampingnya di 2019.
PKS pun akan mendukung penuh bila Prabowo memilih Ustaz Abdul Somad. Merespons itu, Taufik menyebut bahwa Ustaz Abdul Somad tidak berkenan jadi cawapres Prabowo. Oleh karenanya, para ulama juga akan diundang dalam pertemuan ketum partai penantang Jokowi.
"Saya sendiri dapet berita UAS (Ustaz Abdul Somad) enggak mau. Ya kalau enggak mau ya makanya kita diskusikan dengan ulama kembali, besok kita akan bertemu ulama kembali," tuturnya.
Selasa (7/8) siang, Prabowo juga dikabarkan menemui Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kediaman SBY, Kuningan, Jakarta Selatan. Taufik menerangkan, Prabowo dan SBY membahas perkembangan politik koalisi Pilpres supaya tetap terbuka.
"Tadi bahwa banyak hal dibahas koalisi ini harus dijaga karena nya harus terbuka. Dalam rangka menyatukan, Prabowo ke SBY, kemudian (saya) sama sama pak Sandi ke PKS," tutupnya.
Baca juga:
SBY dan Prabowo juga bahas pematangan visi dan misi di Pilpres 2019
Sikap PAN dan PKS belum jelas, SBY serahkan pada Prabowo
Bertemu Prabowo, SBY sarankan capres dan cawapres daftar tepat waktu
Menebak Cawapres Prabowo dari tanggal pendaftaran di KPU
PPP: Koalisi Jokowi ketawa-ketawa, kubu Prabowo serius-serius
Soal Cawapres Prabowo, PKS bilang 'kalau enggak Salim ya Ustaz Somad'