Target kemenangan Khofifah-Emil jadi pertaruhan nasional Partai Golkar
Target kemenangan Khofifah-Emil jadi pertaruhan nasional Partai Golkar. Diakui Zainudin, pasca-pendaftaran hingga penetapan Cagub-Cawagub Jawa Timur, ikhtiar partainya dalam memenangkan Khofifah-Emil belum terlihat segereget Parpol pengusung lainnya.
Partai Golkar mengaku serius untuk memenangkan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elesianto Dardak di Pilgub Jawa Timur 2018. Sebab, bagi partai Beringin, kemenangan pasangan urut 1 ini menjadi pertaruhan Golkar secara nasional.
"Jatim ini prioritas untuk dimenangkan Golkar, karena barometer untuk Jawa dan nasional. Jadi kita tak main-main untuk Jatim. Kalau di Jateng, misalnya, kita mendukung incumbent tapi calonnya kan kader Parpol lain," tegas Plt Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Zainudin Amali, Minggu (25/2).
Memang, diakui Zainudin, pasca-pendaftaran hingga penetapan Cagub-Cawagub Jawa Timur, ikhtiar partainya dalam memenangkan Khofifah-Emil belum terlihat segereget Parpol pengusung lainnya, misalnya Demokrat.
Padahal, jauh sebelum Parpol lain, seperti Demokrat, NasDem, Hanura, PPP, PAN, dan PKPI akhirnya memutuskan mengusung pasangan calon (paslon) Khofifah-Emil, Golkar lebih dulu menyatakan dukungan. Dan Zainudin termasuk politikus pertama yang bicara ke media terkait dukungan partainya itu.
Namun dalam dalam perjalanan waktu, spekulasi muncul: Golkar tak serius memenangkan Khofifah-Emil. Terlebih, di saat bersamaan, internal partai dihantam problem serius. Ketua DPD Parta Golkar Jawa Timur, Nyono Suharli Wihandoko ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan suap terkait perizinan pengurusan jabatan di Pemkab Jombang.
Menepis tudingan Golkar tak serius memenangkan Khofifah-Emil, Zainudin kembali angkat bicara. Bahkan menegaskan, dirinya yang akan turun langsung memimpin Golkar memenangkan Khofifah-Emil, seiring penunjukannya sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur.
"Golkar sangat serius di Pilgub Jatim. Saya ditugaskan DPP sebagai Plt dengan tugas utama memenangkan pasangan Khofifah-Emil. Lagi pula, sejak awal saya kan ngomong duluan kalau Golkar mendukung Bu Khofifah," tegasnya lagi.
"Saya ditunjuk sebagai Plt, memimpin Golkar di Jatim. Gayung pun bersambut saya sebagai orang yang ditugaskan, sehingga dulu apa yang pernah saya ucapkan inilah saatnya untuk merealisasikan."
Sebagi langkah awal membuktikan keseriusan partainya, Zainudin mengaku telah menggelar rapat internal pada Sabtu (24/1) sore. Kemudian pada malam harinya, langsung bertemu dengan Khofifah di Posko Pemenangan Khofifah-Emil, Jalan Diponegoro.
Dalam pertemuan itu, Zainudin didampingi sejumlah petinggi Golkar Jawa Timur, di antaranya Sekretaris Sahat Tua Simanjuntak serta Wakil Sekretaris Bidang Pemenangan Pemilu, Aan Ainur Rofik. Sementara Khofifah didampingi tim intinya, termasuk Kedua Jubir Khofifah-Emil, KH Zahrul Azhar Asad (Gus Hans) dan Dwi Astuti serta Ketua Tim Pemenangan, KH M Roziqi.
"Bagi Golkar, kemenangan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2018 adalah pertaruhan partai Beringin secara nasional," tandasnya.
Baca juga:
Golkar tunjuk Agus Gumiwang jadi Plt Ketua DPD DKI gantikan Fayakhun
Jika terpilih, caleg Golkar di Jabar dilarang poligami
Menangkan Jokowi di Pilpres 2019, Golkar siapkan 'Jangkar Bejo' dan 'Gojo'
Rapat konsultasi mewujudkan Golkar bersih dari korupsi
Sosialisasikan nomor urut, Golkar usung program 4G di Pemilu 2019