Tantowi sebut Golkar lebih baik usung cawapres
Sampai saat ini, Golkar masih dilema tetap usung Ical sebagai capres, atau cawapres.
Wasekjen Partai Golkar Tantowi Yahya mengakui ada persoalan antara partainya dengan Gerindra untuk berkoalisi yakni masalah capres. Namun, menurutnya, Golkar kalau mau menang harus mengalah.
"Ketika bangun koalisi kan kita masuk race dan kita kan maunya menang. Kita bisa menang kalau memposisikan sebagai cawapres. Itu baru usulan. Jadi tidaknya itu tunggu Rapimnas," ujar Tantowi di sela acara diskusi di Universitas Bakrie, Kamis (8/5).
Namun, lanjut Tantowi, Golkar masih bisa saja tak jadi berkoalisi dengan Gerinda. Golkar masih sangat terbuka untuk menjalin koalisi dengan partai manapun kecuali PDIP.
"Karena PDIP sudah jelas capresnya dan makin lama makin kelihatan cawapresnya," katanya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Djayadi Hanan mengatakan arah koalisi Golkar memang belum kelihatan jelas. Djayadi menilai Golkar masih bingung menentukan arah untuk menghadapi Pilpres.
"Mereka masih mengevaluasi apakah akan mengusung Ical jadi capres atau sebagai cawapres," katanya.
Baca juga:
Elite Golkar mau jadi cawapres dianggap sedang mimpi basah
Koalisi Gerindra dengan PAN, PKS dan Golkar sudah tahap akhir
Suara Pileg Golkar jeblok, ormas sayap salahkan Ical nyapres
Ini prospek koalisi tenda besar Prabowo
'Siapapun presidennya, Golkar tetap menang'