LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Tak ingin dua capres saja, Demokrat pertimbangkan usung Sultan

Namun hingga kini Partai Demokrat belum berkomunikasi dengan Sultan Hamengku Buwono X.

2014-05-14 14:08:50
Partai Demokrat
Advertisement

Partai Demokrat mempertimbangkan usulan nama Sri Sultan Hamengkubuwono X menjadi capres. Sebab, dalam hasil survei, nama Sultan masuk ke dalam 3 besar.

"Posisi Demokrat sudah sangat nyaman dan bermartabat seperti apa yang dilakukan Ketum kami yang berdiri netral, itu sangat elegan. Namun, manakala muncul wacana di survei, Sultan di rangking ketiga, dan yang belum menentukan sikap itu 41 persen, saya kira ini suatu yang patut dipertimbangkan," ujar Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin , di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (14/5).

Amir mengatakan, Demokrat sadar diri tidak mungkin mencalonkan nama capres yang tak masuk peringkat popularitas. Meski ini baru sekedar wacana, lanjut Amir, tidak ada salahnya, pihaknya mempertimbangkan Raja Yogyakarta itu untuk menjadi Capres Demokrat.

"Demokrat sadar posisinya, Partai Demokrat tidak mungkin mencalonkan yang hanya di posisi 10 persen. Namun wacana ini tidak ada salahnya agar demokrasi ini tidak dilakukan 2 capres, ini diibaratkan pertandingan yang sudden death," jelasnya.

Namun, menurut Amir, jika nama Sultan tidak mendapat dukungan rakyat, maka pihaknya akan kembali mempertimbangkan capres dari partainya sendiri.

"Ini kan wacana, tetapi kalau tidak dapat dukungan, Partai Demokrat akan kembali ke posisinya semula nyaman, martabat," ujarnya.

Hingga saat ini, pihaknya mengaku belum berkomunikasi dengan Sultan. Amir pun mempersilakan partai lain gabung dengan Demokrat jika tertarik dengan wacana Sultan menjadi capres ini.

"Kalau ada satu atau dua partai yang sependapat bisa kita bicarakan. Kita belum tau sejauh ini bagaimana, jangan sampai wacana ini mengganggu. Kami sudah cukup nyaman dengan posisi netral saat ini," ujarnya.

Baca juga:
Demokrat: Terlibat korupsi, Sutan Bhatoegana harus mundur
Canda SBY: Pak Ical ke sini, capres jadi 2 pasang atau 3 pasang?
Golkar: Mungkin saja koalisi dengan Demokrat usung Sultan HB X
Ramadhan Pohan: Sultan X opsi lawan Jokowi & Prabowo
Janur kuning belum bengkok, Demokrat yakin dapat kawan koalisi

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.