Surya Paloh sindir ada partai pendukung pemerintah tapi lebih pantas jadi oposisi
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menegaskan selalu berada di barisan koalisi pendukung pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla. Paloh pun menyindir ada partai di barisan Jokowi namun kerap menyerang pemerintah. Namun, Paloh enggan menyebut partai mana yang dimaksud.
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menegaskan selalu berada di barisan koalisi pendukung pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla. Paloh pun menyindir ada partai di barisan Jokowi namun kerap menyerang pemerintah.
"Ada partai dukung pemerintah dulu, tetapi waktu pagi siang sore kita amati sebenarnya dia bukan partai pendukung pemerintah harusnya oposisi, ada partai salah tempat," kata Paloh di hadapan seribuan kader NasDem dalam konsolidasi di Bengkulu, Sabtu (5/5).
Paloh melanjutkan, tidak mungkin NasDem mengkritik pemerintah. Kalau ada barisan koalisi pendukung mengkritik, lanjutnya, sudah pasti partai tersebut salah kamar.
Namun, Paloh enggan menyebut partai mana yang dimaksud. Untuk itu, Paloh menegaskan sebagai pendukung pemerintah wajib menjelaskan politik kebijakan pusat atau daerah.
"Tidak kalah penting NasDem sebagai partai harus bisa perankan posisi pendukung pemerintah. Memberikan hal-hal positif kebijakan yang bisa besarkan hati masyarakat," katanya.
"Kita beri alternatif, ada kebijakan tidak tepat bisa ditukar atau dihentikan kebijakan lebih tepat itu lah alternatif solusi," imbuhnya.
Baca juga:
Target Surya Paloh: NasDem 100 kursi di DPR, Haji Jokowi terpilih dua kali
Surya Paloh soal Jokowi-JK di Pilpres 2019: Bagus juga kedua pasangan ini berlanjut
Soal peluang JK jadi cawapres Jokowi, NasDem tunggu putusan MK atas gugatan UU Pemilu
Paloh ibaratkan #2019GantiPresiden dan #PresidenSibukBekerja seperti bom waktu
Beda visi dengan PAN, penyebab Lucky Hakim merapat ke NasDem
Keuangan negara belum membaik, NasDem tolak kenaikan gaji anggota DPR
Sederet artis jadi Caleg NasDem dapil Jabar untuk Pemilu serentak 2019