Surya Paloh: Mau pakai menteri NasDem, pakai saja
"Kita berkoalisi tanpa syarat," tegas Paloh.
Isu perombakan (reshuffle) kabinet kerja mulai mencuat kembali. Diduga, reshuffle akan diadakan dalam waktu dekat ini. Selain itu, gonjang-ganjing perombakan kabinet ini sudah ada sebelum bulan Ramadhan lalu.
Ketua umum DPP NasDem Surya Paloh menegaskan, jika reshuffle dilaksanakan, pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Presiden Jokowi. Sebagai partai koalisi, kata dia, NasDem tidak dalam posisi meminta atau mengajukan calon menteri.
"Mungkin kalau diadakan dalam waktu dekat kita serahkan kepada Presiden Jokowi. Kita berkoalisi tanpa syarat. Mau pakai menteri NasDem, pakai saja. Karena misi tugas kita adalah pengabdian kepada negara," ujar Surya di DPP NasDem, Jl. RP Soegorso, Cikini, Jakarta, Senin (10/8).
Dalam pencermatan bos Mertro TV ini, ideal kerja pemerintah memang masih jauh apa yang diharapkan masyarakat pada umumnya. Namun demikian, kata dia apa yang diusahakan oleh Pemerintahan Jokowi-JK sudah mulai membaik meski tetap membawa beban yang ditinggalkan Pemerintah sebelumnya.
"Hiruk pikuk kabinet kerja, Nasdem cermati memang belum sesuai harapan warga. Tapi disadari ini Pemerintah yang membaik kerjanya yang juga membawa beban berat pemerintah sebelumnya. Bukan berarti salahkan pemerintahan sebelumnya. Tapi pemerintah berharap kepada partai koalisi, kalau koalisi kasihlah komentar yang membesarkan hati bukan justru mengecilkan," tegas dia.
Baca juga:
PAN beri sinyal bersedia diajak gabung ke pemerintahan Jokowi
PDIP nilai Menteri Yuddy lambat lakukan reformasi birokrasi
Kabar reshuffle, bagaimana nasib menteri penghina Jokowi?
Berubah sikap, PDIP nilai Rini Soemarno tak perlu direshuffle
Politisi PDIP: Minggu keempat Agustus, Jokowi akan reshuffle kabinet