LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Survei Y-Publica: Jokowi-Ma'ruf unggul di NU, Prabowo-Sandi di Muhammadiyah & FPI

Hasilnya, mayoritas warga NU mendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Sementara, suara ormas Muhammadiyah dan FPI lebih cenderung mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

2018-09-03 17:11:01
Jokowi-Ma'ruf Amin
Advertisement

Lembaga surveyor Y-Publica melakukan riset terkait dukungan ormas keagamaan di Pilpres 2019. Y-Publica membagi suara organisasi masyarakat Islam ke dalam empat kubu, yakni Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Front Pembela Islam (FPI) dan Ormas Islam lainnya.

Hasilnya, mayoritas warga NU mendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Sementara, suara ormas Muhammadiyah dan FPI lebih cenderung mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Jokowi-Ma'ruf unggul di NU, dan Ormas Islam lain-lain. Sedangkan Muhammadiyah, dan FPI, survei mencatat mendukung Prabowo-Sandiaga," kata Direktur Eksekutif Rudi Hartono dalam rilis survei di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (3/9/2018).

Advertisement

Berikut persentase lengkap, hasil pemetaan suara Ormas Islam dilakukan Y-Publica.

Basis NU: Jokowi-Ma'ruf 59,0 persen, Prabowo-Sandiaga 23,3 persen, belum memutuskan 17,7 persen.

Basis Muhammadiya: Jokowi-Ma'ruf 39,9 persen, Prabowo-Sandiaga 42,7 persen, belum memutuskan 17,4 persen.

Advertisement

Basis FPI: Jokowi-Ma'ruf 21,3 persen, Prabowo-Sandiaga 67,5 persen, belum memutuskan 11,2 persen.

Basis Ormas Lainnya: Jokowi-Ma'ruf 52,7 persen, Prabowo-Sandiaga 27,9 persen, belum memutuskan 19,4 persen.

Sebagai informasi, survei menjangkau 1200 koresponden di seluruh Indonesia. Menggunakan metode multistage random sampling, dengan wawancara tatap muka. Survei ini memiliki margin of error 2,98 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen, dan dilakukan selama 13-23 Agustus 2018.

Reporter: Muhammad Radityo

Sumber : Liputan6.com

Baca juga:
Demokrat: Bukan kampanye, Sandi bicara peluang generasi muda majukan Indonesia
Survei: 68,8 Persen publik tidak setuju gerakan #2019GantiPresiden
Pilih jadi pengusaha, Gibran tak tertarik masuk timses Jokowi
Elektabilitas Jokowi turun 1,2%, Prabowo 0,2% usai deklarasi Cawapres
Sandi dituding kampanye di kampus, Zulkili minta pengkritik jangan sirik

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.