LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Survei: Pemilih Gerindra dan PDIP kabur ke Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi

Survei terbaru dari Indonesia Strategic Institute (Instrat) menyebut bahwa pemilih partai pengusung Sudrajat-Syaikhu dan TB Hasanuddin-Anton Charliyan memiliki kecenderungan memberikan suara kepada pasangan lain di Pilgub Jabar.

2018-05-14 13:18:28
pilgub jabar
Advertisement

Survei terbaru dari Indonesia Strategic Institute (Instrat) menyebut bahwa pemilih partai pengusung Sudrajat-Syaikhu dan TB Hasanuddin-Anton Charliyan memiliki kecenderungan memberikan suara kepada pasangan lain di Pilgub Jabar.

Sudrajat-Syaikhu diusung Gerindra, PKS dan PAN. TB Hasanuddin-Anton diusung PDIP.

Dalam survei keempat terkait Pilgub Jabar 2018 ini terungkap, peta kekuatan pasangan calon gubernur-wakil gubernur (cagub-cawagub) Jabar belum tentu berbanding lurus dengan kekuatan partai politik (parpol) pilihan publik yang menjadi partai pengusung pasangan cahub-cawagub.

Advertisement

Dewan Pakar Instrat Sidrotun Naim mengungkapkan, ada enam partai yang mengusung kadernya di Pilgub Jabar 2018, yakni PPP (Uu Ruzhanul Ulum), PDIP (Tubagus Hasanudin), PKS (Ahmad Syaikhu), Gerindra (Sudrajat), Demokrat (Deddy Mizwar), dan Golkar (Deddy Mulyadi).

Dari partai itu, hanya PPP, Demokrat, dan Golkar yang pemilihnya mayoritas memilih pasangan cagub-cawagub yang diusung partai. Yakni 62 persen pemilih PPP memilih Rindu, 61,3 persen pemilih Golkar memilih Deddy-Dedi dan 40,4 persen pemilih Demokrat memilih Deddy-Dedi.

Namun, kader PDIP, PKS, dan Gerindra mayoritas pemilihnya justru memilih pasangan lain dimana 42,9 persen pemilih PDIP memilih Deddy-Dedi dan hanya 9,3 persen yang memilih Hasanah.

Advertisement

Sementara, sebanyak 33,7 persen pemilih PKS di antaranya memilih Deddy-Dedi dan hanya 30,7 persen yang memilih Asyik. Bahkan, hanya 11,6 persen pemilih Gerindra yang memilih Asyik, sedangkan 34,4 persen lainnya memilih Deddy-Dedi dan 36,2 persen memilih Rindu.

"Pasangan Hasanah dan Asyik diprediksi akan sangat berat menaikkan potensi elektabilitasnya dan bersaing kompetitif dengan pasangan Rindu dan Deddy-Dedi," katanya, di Bandung, Senin (14/5).

Ada sejumlah poin yang membuat fenomena itu terjadi. Yakni, keterkenalan dan reputasi baik figur paslon dinilai baik. Lalu, kerja tim pemenangan dalam menjaga loyalitas pemilih partai pengusung berjalan lancar.

Survei dilakukan 3-6 Mei 2018 dengan pengambilan data melalui wawancara terstruktur face-to-face kepada responden berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah jika kurang 17 tahun.

"Metodologi survei menggunakan multistage random sampling di 422 desa/kelurahan dari 333 kecamatan di 27 kabupaten/kota di Provinsi Jabar serta melibatkan 1.800 responden dengan margin of error 2,31 persen," pungkas Sidrotun.

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.