Survei Median sebut responden nilai ekonomi era SBY lebih baik dari Jokowi
Survei Median sebut responden nilai ekonomi era SBY lebih baik dari Jokowi. Metode survei menggunakan multistage random sampling dengan margin of error +/- 3,1 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Quality control dilakukan terhadap 20 persen sampel yang ada.
Hasil survei Media Survei Nasional (Median) memunculkan nama ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan salah satu penantang kuat Joko Widodo dan ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019 mendatang. Survei digelar pada 14-22 September 2017 dengan sampel 1.000 responden di seluruh provinsi di Indonesia.
Metode survei menggunakan multistage random sampling dengan margin of error +/- 3,1 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Quality control dilakukan terhadap 20 persen sampel yang ada.
Penguatan nama SBY salah satunya saat Median menanyakan kepada responden mengenai perbandingan ekonomi di masa pemerintahan Jokowi ini dan era pemerintahan SBY. Hasil survei 32,4 persen responden menilai ekonomi di zaman SBY lebih baik ketimbang Jokowi yang mendapat nilai responden 30,1 persen.
Sementara 26,5 persen responden menilai kondisi ekonomi era SBY dan Jokowi, tak ada yang berbeda. Sedangkan responden menjawab tidak tahu 11,0 persen.
"Publik menganggap bahwa kondisi ekonomi di masa kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono lebih baik dibanding masa kepemimpinan Jokowi yaitu 32,4 persen vs 30,1 persen," kata Direktur Eksekutif Median Rico Marbun ddi Rumah Makan Bumbu Desa Cikini, Jakpus, Senin (2/10).
Sementara 83,3 persen responden menilai masalah yang belum diselesaikan pemerintah saat ini. Dari 83,3 persen data masalah dirasakan publik, hampir separuhnya atau 43,33 persen merupakan tekanan ekonomi. Seperti mahalnya kebutuhan pokok dan listrik serta BBM yang saat ini menunjukkan himpitan ekonomi yang sedang dirasa publik dan hal lainnya.
"Hal tersebut bisa saja menjadikan elektabilitas Jokowi menurun sebagai capres 2019 nanti. Lantaran dinilai kurang bisa mengatasi permasalahan," kata Direktur Eksekutif Median Rico Marbun di Rumah Makan Bumbu Desa Cikini, Jakpus, Senin (2/10).
Baca juga:
Survei: 40,6 % ingin Capres alternatif, 63,8 % ingin Jokowi diganti
Survei Capres 2019: Jokowi 36,2%, Prabowo 23,2%, SBY 8,4%
Jelang Pilgub Sumsel, Herman Deru-Irwansyah ungguli survei Populi Center
Survei: 54 persen masyarakat menyatakan korupsi di Banten meningkat
Di Indonesia, penduduk yang belum menikah lebih bahagia
Survei: 30 persen karyawan tak masalah bergaji kecil asal bisa jalan-jalan
Rakyat Amerika menilai sosok Trump: Kuat, idiot, pembohong