Survei LSJ: Tanpa Jokowi, PDIP akan menang pemilu
"PDI-P diuntungkan oleh lemahnya kinerja pemerintahan SBY dalam lima tahun terakhir."
Lembaga Survei Jakarta (LSJ) merilis hasil survei elektabilitas parpol peserta Pemilu 2014. PDIP berada di urutan pertama dengan 19,8% suara. Meski begitu, tingginya elektabilitas itu tanpa pengaruh sosok Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.
"Kita segmented lebih survei ke partai bukan kepada sosok, dan hasilnya memang publik mayoritas memilih PDIP. Itu di luar sosok Jokowi," kata peneliti utama LSJ Randy Kurnia saat merilis hasil survei Dinamika Elektabilitas Parpol Menjelang Pemilu, di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Rabu (12/2).
Randy menegaskan, potensi PDI-P memenangi Pemilu 2014 lebih diuntungkan turunnya kepercayaan publik terhadap kinerja pesaing utamanya Partai Demokrat selama memimpin Indonesia.
"PDI-P diuntungkan oleh lemahnya kinerja pemerintahan SBY dalam lima tahun terakhir," pungkasnya.
Survei ini dilaksanakan pada 12 Januari hingga 26 Januari di 33 provinsi, dengan mengambil sampel sebanyak 1.240 responden. Melalui teknik multi-stage random sampling dengan ambang kesalahan atau margin of error sekitar 2,8% dan level of confidence 95%.
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara tatap muka dengan responden, dengan bantuan kuesioner.
Berikut hasil survei Dinamika Elektabilitas Parpol Menjelang Pemilu yang dipaparkan LSJ:
1. NasDem 6,94%
2. PKB 4,67%
3. PKS 3,87%
4. PDI Perjuangan 19,83%
5. Golkar 17,74%
6. Gerindra 12,58%
7. Demokrat 6,12%
8. PAN 4,51%
9. PPP 4,83%
10. Hanura 6,85%
14. PBB 1,2%
15. PKPI 0,24%
Baca juga:
Survei: Keperkasaan Demokrat tinggal kenangan
LSJ sebut parpol Islam tak laku dijual pada Pemilu 2014
Survei IFES/LSI: Pemilih ingin caleg yang jujur & bebas korupsi
Survei LSJ: Tiga partai oposisi menyodok di Pemilu 2014
LSJ: Demokrat bukan pesaing berat PDIP di Pemilu 2014