Sudah mau didaftarkan ke KPU, Kerta ngaku belum siap jadi cawagub Bali
Sudah mau didaftarkan ke KPU, Kerta ngaku belum siap jadi cawagub Bali. Mantra-Kerta diusung oleh Partai Golkar, Demokrat, Gerinda, PKS dan NasDem Sudikerta membantah jika dirinya sudah menerima keputusan menjadi Cawagub.
Menjelang masa pendaftaran pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, ke KPU Bali dari kubu paket Mantra-Kerta yang dijadwalkan 8 Januari, terancam batal. I Ketut Sudikerta (Kerta) yang disiapkan untuk mendampingi Idabagus Rai Dharmawijaya Mantra (Mantra) belum menyatakan setuju menjadi cawagub.
Diketahui, Mantra-Kerta diusung oleh Partai Golkar, Demokrat, Gerinda, PKS dan NasDem Sudikerta membantah jika dirinya sudah menerima keputusan menjadi Cawagub.
"Saat ini masih gonjang – ganjing. Malah saya mau dicalonkan jadi Cawagub, saya dibilang sudah mau. Saya tegaskan, belum, ya, belum siap jadi Cawagub" ujar Sudikerta yang juga sebagai Ketua DPD Golkar Bali, Rabu (3/1).
Soal ancaman sanksi dari Golkar, dirinya mengaku sedang melakukan koordinasi. "Soal ancaman sanksi itu pasti. Tetapi semua keputusan sedang saya rembukkan. Tentunya ada restu juga dari keluarga," jelasnya.
Lanjut dia, secara intern terhadap penilaian anak dan istri, mengisyaratkan untuk tidak maju apabila didorong sebagai Cawagub.
"Arah keluarga, anak dan istri, memang tidak memberikan izin maju. Jika memang ditugaskan menjadi Cawagub, baiknya menyerahkan kepada calon lain dari kader. Itu disampaikan ke Ketua Umum semuanya secara terang-terangan," ucapnya.
Baca juga:
Golkar cabut rekomendasi Sudikerta sebagai Cagub Bali
Koalisi Rakyat Bali deklarasikan Mantra-Kerta pada 8 Januari
Koalisi Rakyat Bali usung Mantra-Sudikerta di Pilgub Bali
Wayan Koster ancam kader PDIP yang berkhianat di Pilgub Bali
Sudikerta berkeras ingin jadi Cagub Bali, incar program pembangunan