LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Suara Ma'ruf Amin di Atas Podium Debat

Sosok Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin menjadi salah satu yang ditunggu-tunggu. Sebab, ini adalah panggung debat politik perdananya. Sejumlah persiapan telah dilakukan. Bukan hanya diskusi mengenai materi debat, tapi juga penyampaian gagasan di atas panggung.

2019-01-17 22:46:09
Debat Capres
Advertisement

Debat perdana capres dan cawapres 2019 digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Moderator dalam debat kali ini adalah Imam Priyono dan Ira Koesno. Tema yang diangkat yakni Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme.

Sosok Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin menjadi salah satu yang ditunggu-tunggu. Sebab, ini adalah panggung debat politik perdananya. Sejumlah persiapan telah dilakukan. Bukan hanya diskusi mengenai materi debat, tapi juga penyampaian gagasan di atas panggung.

Dalam sesi I debat soal isu hukum dan penyelarasan Undang-Undang dan peraturan daerah yang tumpang tindih, Ma'ruf Amin tidak memberikan gagasan dan idenya jika terpilih menjadi pemimpin negara mendampingi Jokowi.

Advertisement

"Saya cukup. Saya mendukung pernyataan Pak Jokowi," singkat Ma'ruf Amin.

Saat sesi debat dengan tema terorisme, Ma'ruf Amin menunjukkan aksinya. Dia membeberkan gagasannya selama dua menit. Ma'ruf menegaskan bahwa terorisme adalah bentuk kejahatan dan harus diberantas hingga ke akar-akarnya. Sebagai Ketua MUI, Ma'ruf menegaskan bahwa lembaganya telah keluarkan fatwa terkait terorisme.

"Bahwa terorisme bukan jihad. Haram dilakukan. Terorisme dianggap melakukan kerusakan. Dalam Alquran dinyatakan orang melakukan kerusakan harus dihukum berat," tegas Ma'ruf.

Advertisement

Dia melanjutkan, upaya menanggulangi terorisme harus dilakukan dengan dua cara. Yakni sinergi antara pencegahan dan penindakan. Program yang digagas Jokowi dan Ma'ruf untuk pencegahan terorisme melalui kontra radikalisme untuk menghilangkan dan menekan paham radikal serta intoleran.

"Deradikalisasi untuk kembalikan mereka yang terpapar. Untuk itu dalam melakukan tindakan, pendekatan humanis, manusiawi dengan tidak harus melanggar HAM. Dalam menanggulangi terorisme, kami ajak ormas khususnya keagamaan," katanya.

Ma'ruf menambahkan, penting untuk mengetahui akar persoalan seseorang menjadi radikal. Menurutnya, jika disebabkan karena paham keagamaan yang menyimpang, maka diperlukan doktrin untuk meluruskan paham agama itu.

"Tapi kalau itu disebabkan faktor ekonomi, sosial, pendekatannya adalah melalui pemberian lapangan kerja dan santunan yang bisa mengembalikan ke jalan lurus. Ini yang harus kita kaji kenapa dia radikal," imbuhnya.

Saat berdebat soal hukum yang tumpang tindih dan dianggap tebang pilih, Ma'ruf Amin menegaskan programnya bersama Jokowi untuk melanjutkan reformasi bidang hukum secara total.

"Penataan regulasi, menghilangkan tumpang tindih, dan membuat peraturan yang berkualitas serta menguntungkan dan mudahkan rakyat dan peluang investasi dan pengembangan UKM," tambah Ma'ruf.

Baca juga:
Tutup Debat, Jokowi Tegaskan Bukan Diktator, Prabowo Janji Naikkan Gaji Penegak Hukum
Prabowo Sebut Jawa Tengah Lebih Besar Dari Malaysia, Ini Fakta Sebenarnya
Gaya Prabowo-Sandi Saat Debat Capres
Peristiwa-Peristiwa Menyejukkan di Balik Layar Debat Capres 2019
Usai Debat, Jokowi Cipika Cipiki Prabowo dan Sandi Cium Tangan Ma'ruf Amin
Debat dengan Jokowi Memanas, Prabowo Joget Lalu Pundak Dipijat Sandiaga

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.