LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Strategi-Strategi Khusus Kubu Jokowi dan Prabowo Subianto pada 2019

Jelang pilpres 2019, kubu Jokowi dan Prabowo Subianto semakin gencar berkampanye. Inilah beberapa strategi khusus yang akan dikeluarkan pada awal 2019:

2018-12-31 07:00:00
Jokowi
Advertisement

Pilpres 2019 tinggal hitungan bulan. Dua kubu, Capres Joko Widodo atau Jokowi dan Prabowo Subianto sudah sama-sama menyiapkan strategi khusus untuk memenangkan pertarungan Pilpres 2019.

Mulai awal 2019, kedua kubu akan langsung tancap gas. Berikut cara kubu Jokowi dan Prabowo Subianto meraih simpati rakyat dalam sisa waktu menjelang Pilpres 2019:

Advertisement

Prabowo akan Andalkan SBY

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan ikut mengkampanyekan paslon nomor urut 2 Prabowo-Sandiaga mulai Januari 2019. Demokrat akan mengeluarkan seluruh kadernya untuk mendukung Prabowo-Sandiaga.

SBY akan makin intens mengkampanyekan Prabowo-Sandiaga Uno puncaknya medio Maret-April. Menurut Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan, kampanye capres cawapres paling efektif 45 hari terakhir sebelum pemilihan.

Advertisement

Maruf Amin Tancap Gas Mulai Januari

Tak hanya kubu Prabowo, pada Januari 2019, Cawapres nomor urut 1 Ma'ruf Amin juga tancap gas. Ma'ruf Amin akan blusukan ke berbagai daerah, khususnya Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten. Ma'ruf mengatakan kampanye yang akan dilakukan punya strategi-strategi dan sasaran yang strategis.

Tak hanya tiga daerah itu, masih ada tujuh wilayah yang kini masih dirahasiakan. "Tentu saya enggak jelaskan karena ini strategi, dalam bentuk langkah akan kita umumkan perlangah, kita lalukan pada saat tepat," kata Ma'ruf.

Intens Kampanye di Lumbung Suara Lawan

Menurut Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Andre Rosiade jagoannya akan makin intens memasuki kantong-kantong suara kubu lawan. Terutama di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Bahkan, tim Prabowo-Sandi akan membuat markas pemenangan di Solo, tempat tinggal Jokowi. Markas pemenangan dibangun untuk menguasai wilayah Jateng yang selama ini dikenal sebagai kandang Banteng. Istilah Kandang Banteng artinya basis PDIP.

Turunkan Pasukan Infanteri

Mulai Januari 2019, kubu Jokowi akan menurunkan pasukan infanteri. Menurut Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga yang dimaksud pasukan infanteri adalah para calon anggota legislatif dari setiap parpol pengusung. Mereka akan melancarkan aksinya mulai Januari 2019. Nantinya ada 150 pasukan yang akan dikerahkan.

Arya menambahkan akan ada 10 partai yang tergabung dalam pasukan infanteri. Mereka akan melakukan pendekatan dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, dan menyampaikan program yang sudah dilaksanakan pemerintah.

(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.