LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

'Soekarno bisa bubarkan Masyumi, Orba bubarkan PKI, reformasi harus bubarkan PKS'

Ketua Progres 98 Faizal Assegaf mengatakan, dirinya akan menempuh jalur hukum untuk membubarkan salah satu partai politik. Hal itu karena partai politik tersebut dianggap mendukung gerakan-gerakan terorisme.

2018-05-29 21:34:18
PKS
Advertisement

Ketua Progres 98 Faizal Assegaf mengatakan, dirinya akan menempuh jalur hukum untuk membubarkan salah satu partai politik. Hal itu karena partai politik tersebut dianggap mendukung gerakan-gerakan terorisme.

Selain itu, Faizal menganggap membubarkan suatu partai politik bukanlah perkara yang sulit atau susah buat dirinya.

"Kalau Soekarno bisa membubarkan Masyumi, Orde Baru bubarkan PKI, gerakan reformasi harus bubarkan PKS," kata Faizal di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (29/5).

Advertisement

Lalu, dengan nada yang lantang dan menggebu-gebu, Faizal pun bertanya kepada ribuan aktivis 98 yang hadir dalam acara tersebut.

"Saya mau tanya jujur. Apakah kita datang di sini untuk tujuan bubarkan PKS?" tanyanya sambil disambut teriakan setuju.

"Jika satu hati, maka saya langsung pada langkah operasionalnya. Saya ingin mengatakan kepada saudara sekali, baru 20 tahun saya bisa berkumpul sama Masinton, Wahab, Adian, kita tak bisa berkumpul. Tapi, hari ini kita berkumpul karena memiliki musuh bersama. Musuh bersama dengan meminjam mulut saya, bahwa semua sepakat bubarkan," ujarnya dengan disambut teriakan 'PKS'.

Advertisement

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini sebelumnya telah dilaporkan oleh Faizal Assegaf ke Polda Metro Jaya pada Senin (21/5) lalu. Rabu (30/5) besok, dirinya akan diperiksa oleh penyidik untuk dimintai keterangan.

"Besok saya akan di BAP. Akan saya masukan data soal puisi presiden PKS memuji gembong teroris, Osama Bin Laden. Kemudian saya masukin data soal pola rekrutmen partai mendidik orang radikalis. Semua akan kami serahkan," tandasnya.

Baca juga:
Gerindra sebut kehadiran Hanafi & Drajat di acara Sekber bukti PAN sepakat gabung
Capres-Cawapres belum final, PKS tak akui susunan Sekber versi Gerindra
PAN tegaskan belum gabung poros Gerindra-PKS
Matangkan koalisi dengan PAN & Demokrat, Gerindra belum putuskan Cawapres Prabowo
UU Terorisme disahkan, PKS minta teroris ditumpas sampai ke akar-akarnya
Masih 'dendam' soal LHI, Fahri tak rela PKS dukung Samad maju pilpres
Pengurus DPW PKS Sulsel diganti, loyalis Anis Matta kembali digusur?

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.