Soal waktu munaslub, Nurdin Halid bilang tergantung kebutuhan
Soal waktu munaslub, Nurdin Halid bilang tergantung kebutuhan. Nurdin menambahkan, wajar saja ada aspirasi yang mendesak segera digelar Munaslub. Namun, kata dia, Munaslub harus sesuai mekanisme dan kebutuhan Golkar.
Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid belum bisa menentukan waktu Munaslub. Menurut dia, hal tersebut harus dilakukan melalui mekanisme di internal Partai Golkar.
Nurdin mengatakan, itu harus diputuskan melalui rapat pleno DPP. Kemudian rapat pleno DPP memutuskan Rapimnas. Rapimnas memutuskan munas.
Nurdin menambahkan, wajar saja ada aspirasi yang mendesak segera digelar Munaslub. Namun, kata dia, Munaslub harus sesuai mekanisme dan kebutuhan Golkar.
"Itu aspirasi. Boleh-boleh. Bisa sebelum Januari, bisa bulan Desember. Politik itu kan dinamis. Tidak ada yang tidak bisa, tergantung kebutuhan," kata Nurdin Halid di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (6/12).
Nurdin mengungkapkan, program kerja harus dikebut jika Golkar jadi menggelar munaslub. Sebab, tahun politik tinggal satu bulan lagi untuk menghadapi Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019.
"Tapi sekarang bukan karena programnya. Karena serangan udaranya, karena citra partai ini rusak akibat e-KTP. Jadi bukan karena tidak jalannya program. Tapi karena ada persoalan e-KTP, dan ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak. Nah seolah-olah karena korupsi ini kan e-KTP jadi tidak lancar kan begitu. Jadi ini citra buruk Partai Golkar, makanya harus dipisahkan kasus perorangan dengan kepentingan partai. Begitu ini sudah putus, saya yakin elektabilitas Golkar akan naik," kata Nurdin.
Baca juga:
Datangi DPP Golkar, DPD I serahkan surat rekomendasi Munaslub
Jokowi bertemu DPD I Golkar, JK tegaskan 'Presiden tak intervensi'
Ridwan Bae: Munaslub jangan terkesan menzalimi Novanto
Nurdin Halid: Keputusan soal Pilkada tidak bisa berubah!
34 DPD I Golkar sepakat gelar Munaslub ganti Setya Novanto