Soal pariwisata,Ahok padukan pembangunan era Soekarno hingga Belanda
Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama memiliki gagasan untuk meningkatkan daya tarik pariwisata ibu kota. Dia mengibaratkan pembangunannya seperti melengkapi satu bentuk tubuh dari Kota Tua, Jakarta Barat hingga kakinya di Blok M, Jakarta Selatan.
Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama memiliki gagasan untuk meningkatkan daya tarik pariwisata ibu kota. Dia mengibaratkan pembangunannya seperti melengkapi satu bentuk tubuh dari Kota Tua, Jakarta Barat hingga kakinya di Blok M, Jakarta Selatan.
Basuki atau akrab disapa Ahok ini menjelaskan, pembangunan dan penataan dimulai dari kawasan Kota Tua menuju ke bagian selatan. Dari mulai Monumen Nasional (Monas), Bundaran HI, Semanggi, Pasar Benhill, Senayan hingga berakhir di Blok M.
"Konsep (pariwisata) kalau kita anggap satu badan manusia, kita tarik kepalanya di Kota Tua, badan sama kakinya sampai ke Blok M," katanya di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (28/11).
Pembangunan yang akan sangat nampak adalah pelebaran trotoar yang rencananya akan direalisasikan secara bertahap mulai tahun ini. Selain itu, mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan, akan memadukan pembangunan yang dilakukan zaman Belanda hingga Presiden Soekarno.
"Ini satu kesatuan. Jadi kita bangun dari zaman belanda sampai zaman Bung Karno bikin," tutup Ahok.
Baca juga:
12 Jam diperiksa, Ketua Solmet dicecar soal video Fahri Hamzah
Kapolri: Insya Allah hari ini atau besok berkas Ahok P21
Buni Yani ajukan praperadilan pekan depan
Amalia 'Teman Ahok': Saya sudah pakai jilbab dari TK
Setelah Batak, Betawi dan Papua, giliran warga Dayak dukung Ahok
Musisi Idang Rasjidi beri nasihat agar Ahok ubah gaya bicara
Impian Ahok ingin ubah Kepulauan Seribu seperti Maldives