LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Soal iklan hina TKI, DPR minta Jokowi protes ke PM Malaysia

Dede Yusuf juga minta Menaker mengkaji ulang pengiriman TKI ke Malaysia.

2015-02-04 10:23:00
Iklan Malaysia Hina TKI
Advertisement

Ketua Komisi IX DPR Dede Yusuf mengecam iklan sebuah perusahaan Malaysia yang menghina Tenaga Kerja Indonesia. Dia mendesak agar Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri mengkaji ulang kerja sama pengiriman TKI dengan Malaysia.

"Saya minta agar Menaker menyampaikan keberatannya kepada Malaysia. Kalau perlu dikaji ulang hubungan kerja sama tenaga informal/PRT ke Malaysia," kata Dede kepada merdeka.com, Rabu (4/2).

Tidak hanya itu, Politikus Partai Demokrat ini juga mengharapkan agar Presiden Jokowi juga menyampaikan protesnya kepada Malaysia. Apalagi, Jokowi dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Malaysia pada 5 Februari nanti.

Dede menyatakan, Jokowi harus menyampaikan protes langsung kepada PM Malaysia, Najib Razak soal iklan perusahaan yang menciderai persaan bangsa Indonesia itu.

"Kalau perlu kunjungan Presiden ke Malaysia tanggal 5 Februari ini, Presiden menanyakan soal iklan ini kepada PM Malaysia," tegas dia.

Diketahui, Malaysia kembali berbuat ulah dengan Indonesia. Kali ini sebuah perusahaan pembersih rumah tangga Leading RoboVac Spesialist membuat iklan yang dinilai sangat menghina Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Perusahaan itu membuat iklan yang berkalimat menyamakan TKI dengan barang.

Perusahaan tersebut memasang iklan di banner dengan kalimat 'Leading RoboVac Specialist, Fire Your Indonesian Maid NOW'. Artinya, pecat pembantu rumah tanggamu asal Indonesia sekarang, ganti dengan produk-produk kami.

Banner tersebut diletakkan di lantai 3 ruko yang beralamat di Red Carpet Avenue, Kota Damansara, Petaling Jaya, Kuala Lumpur.

Baca juga:
Papan iklan hina TKI dicoreti tulisan
Perusahaan Malaysia lecehkan TKI cuma importir robot kecil-kecilan
Ketua Komisi IX DPR: Iklan Malaysia menyakiti harga diri bangsa
Duka TKI di Malaysia diperkosa hingga disamakan dengan barang
Ahok: Soal iklan pecat TKI di Malaysia, kurang ajar banget
Iklan hina PRT Indonesia kini disembunyikan

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.