Soal cawapres, PKS mau diutamakan Gerindra dibanding parpol lain
"Semua kita musyawarahkan. Tentu kawan setia dan sahabat lama mesti didahulukan," kata Mardani lewat pesan singkat kepada merdeka.com, Sabtu (14/4).
Peta partai politik Pilpres 2019 masih dinamis. Tiga partai politik belum menyatakan sikap yakni Demokrat, PAN, dan PKB. Untuk PKB, sang Ketum Muhaimin Iskandar alias Cak Imin juga ngotot menjadi cawapres Jokowi. Namun soal cawapres, Jokowi belum memutuskan siapa yang bakal digandengnya.
Di koalisi lain ada Gerindra yang hampir pasti bersama PKS. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan partainya tetap terbuka dengan parpol lain. Jika Cak Imin tak direspons Jokowi, dia membuka pintu PKB bergabung ke poros kedua.
Hal itu akan dimusyawarahkan. Namun PKS tak berkenan bila Cak Imin menyelonong untuk menawarkan dirinya sebagai cawapres Ketum Gerindra Prabowo Subianto yang telah menyatakan kesiapannya jadi Capres 2019.
Dia menyarankan baiknya Gerindra mengutamakan sahabat setia yakni PKS yang telah menyodorkan 9 nama capres dan cawapres.
"Semua kita musyawarahkan. Tentu kawan setia dan sahabat lama mesti didahulukan," kata Mardani lewat pesan singkat kepada merdeka.com, Sabtu (14/4).
"Mestinya demikian (PKS dulu)," sambung Wakil Ketua Komisi II DPR ini.
Selain Jokowi dan Prabowo, juga diwacanakan adanya poros baru. Belakangan juga beredar gambar mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Mardani menanggapi sederhana, dia menyebut bahwa semakin banyak pilihan untuk rakyat semakin bagus.
"Kian banyak calon, kian baik bagi publik," tandasnya.
Baca juga:
Punya mesin politik bagus, kader PKS punya peluang kuat jadi cawapres Prabowo
Meski sudah terima mandat pencapresan, peluang Prabowo tak maju Pilpres masih ada
Prabowo dinilai terima mandat pencapresan agar pendukung Gerindra tak kabur
Gerindra nilai Prabowo telanjang dada spontan, Jokowi bertinju & bermotor pencitraan
Direncanakan deklarasi capres di Banyumas, Prabowo disebut praktikkan 'jas merah'
Gerindra sebut jika semua parpol koalisi minta jatah cawapres Prabowo bisa deadlock