LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

SMRC sebut 'Make Indonesia Great Again' ala Prabowo bisa membahayakan persatuan

"Saya tidak tahu apakah Pak Prabowo ingin meniru Donald Trump, tapi kalau kita lihat di dalam kampanye ada kemiripan, membangkitkan rasa patriotisme, membangkitkan satu isu bahwa Indonesia akan bubar tahun 2030, dan bahasa-bahasa semacam itu yang dulu dipakai Trump."

2018-10-12 18:45:00
Prabowo Subianto
Advertisement

Peneliti SMRC, Saidiman Ahmad menilai slogan dilontarkan Prabowo Subianto berpotensi bahaya. Pasalnya, bila disamakan slogan tersebut seperti diucap Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada kampanye 2016, maka hal itu bisa memicu isu rasial.

"Kalau di zaman Trump hampir semacam anti terhadap China. China mengancam Amerika, jadi harus bangkit kembali menjadi Amerika yang besar. Itu dilakukan oleh Trump dan berhasil meraih suara di sana,” nilai Saidiman dalam sebuah diskusi di Jakarta Selatan, Jumat (12/10/2018).

Kendati sejauh ini, Saidiman melanjutkan, apa yang dilontarkan Prabowo sebatas pembakar semangat patriotisme semata. Dia belum bisa menafsirkan lebih detil terkait maksud ujaran Ketum Gerindra ini yang kerap disamakan oleh Trump.

Advertisement

"Saya tidak tahu apakah Pak Prabowo ingin meniru Donald Trump, tapi kalau kita lihat di dalam kampanye ada kemiripan, membangkitkan rasa patriotisme, membangkitkan satu isu bahwa Indonesia akan bubar tahun 2030, dan bahasa-bahasa semacam itu yang dulu dipakai Trump," jelas dia.

Saidiman memprediksi bila hal ini terus digemborkan dalam kampanye Prabowo, maka potensi ke arah berbahaya makin terbuka. Terlebih bila isu seperti tenaga kerja asing dari China, PKI, dan pencaplokan Indonesia oleh negara asing, terus dimainkan dan ditangkap publik secara keliru.

"Justru berbahaya kalau ini terus digemborkan, karena kita tahu kan kita hidup berdampingan, jadi sentimen rasial semacam itu bahaya. Jadi pada tingkat tertentu bila publik termakan isu itu akan berbahaya," Saidiman memungkasi.

Advertisement

Baca juga:
Percaya kekuatan emak-emak, Prabowo-Sandi targetkan menang 60 persen
Demokrat: Jokowi adalah presiden yang banyak mengkhayal
Ratusan emak-emak deklarasi dukung Prabowo-Sandi
Gerindra: Jokowi sengsarakan rakyat, mematikan petani dengan impor beras
Diragukan kubu Jokowi, Gerindra beberkan prestasi Prabowo untuk rakyat
PDIP sindir Prabowo: Apa yang dibesarkan kalau semua dikerdilkan?

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.