Sindir Risma, PDIP sebut kader bercita-cita besar pasti mau ke DKI
"Ini semu pemilihan presiden. Jadi calon di DKI itu suatu kehormatan," kata Hendrawan.
Meski Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini telah beberapa kali menyampaikan penolakannya, dukungan terhadapnya buat maju di Pilgub DKI terus terjadi.
Menanggapi fenomena tersebut, Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan tingkat kesuksesan seorang politikus adalah ketika bisa ditarik ke tempat dengan persaingan ketat.
"Politisi yang punya cita-cita besar, pasti bercita-cita ke Jakarta. Ini semu pemilihan presiden. Jadi calon di DKI itu suatu kehormatan," kata Hendrawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/6).
Terkait dukungan dari Aliansi Masyarakat Untuk Risma (Amaris) dan Relawan Karisma, Hendrawan menganggap dukungan memang bisa muncul dari dua arah. Hal tersebut dari pendukung di dalam maupun luar partai.
"PDIP akan menentukan sikap setelah proses seleksi penjaringan penyaringan dilakukan. Prosesnya masih berlangsung karena deadline awal September. Jadi Agustus lah (keputusan), saya kira sudah mengerucut. Kita mencari figur-figur yang akan menang," tuturnya.
Anggota Komisi XI DPR ini juga tak heran sudah banyak partai yang mencoba membuka ruang komunikasi politik dengan PDIP. Hal tersebut lantaran partai-partai tersebut masih percaya kekuatan partainya.
"Mereka tahu bahwa kekuatan di bawah karena kekuatan PDIP. Partai besar itu tenang. Gajah tenang, geraknya pede," pungkasnya.
Baca juga:
Risma mau lawan Ahok di Pilgub DKI 2017, tapi ini syaratnya
Ketua Tim Penjaringan yakin Sandiaga bakal jadi cagub dari Gerindra
'Siapapun ditunjuk Mega maju Pilgub DKI harus mau termasuk Risma'
Fahri Hamzah: Ahok sempurna lecehkan partai politik
Teman Ahok mau hitung manual KTP, mereka yang ragu ditantang hadir
Ahok targetkan rekapitulasi 1 juta KTP selesai usai Lebaran