LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Simulasi Koalisi dan Calon Presiden yang Layak Diusung

Pada simulasi koalisi model pertama, PDIP dan Gerindra dalam satu poros. Pada simulasi kedua, PDIP dan Gerindra dalam koalisi yang berbeda.

2021-12-27 14:35:38
Survei Capres 2024
Advertisement

Politika Research & Consulting dan Parameter Politik Indonesia merilis survei simulasi koalisi Pilpres 2024 beserta capres yang potensial diusung. Simulasi ini dilakukan dengan pertimbangan dua poros terbentuk.

Pada simulasi koalisi model pertama, PDIP dan Gerindra dalam satu poros beserta PAN dan PPP. Menurut responden, poros ini cocok mengusung Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto (30,4 persen), tetapi diikuti ketat dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (27,5 persen).

"Apabila terbentuk koalisi PDIP, Gerindra PPP, dan PAN kandidat capres yang paling layak diusung adalah Prabowo Subianto," ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno saat pemaparan survei, Senin (27/12).

Advertisement

Sementara poros keduanya adalah koalisi Golkar, NasDem, PKS dan Demokrat. Responden menilai, tokoh paling layak diusung sebagai capres dari poros ini adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (34,3 persen), diikuti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (17,8 persen).

Simulasi Kedua, PDIP-Gerindra Berpisah

Pada simulasi kedua, PDIP dan Gerindra dalam koalisi yang berbeda. Poros pertama adalah koalisi PDIP, Golkar, PPP, dan PKB.

Advertisement

Menurut responden, koalisi ini cocok mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (31,8 persen) atau Sandiaga Uno (26,6 persen).

"Apabila terbentuk koalisi PDIP, Golkar PKB, dan PPP kandidat capres yang paling layak diusung adalah Ganjar Pranowo," ujar Adi.

Koalisi lawannya adalah Gerindra, NasDem, PAN, PKS, dan Demokrat. Koalisi ini dinilai paling cocok untuk mengusung Prabowo sebagai calon presiden.

Survei kolaborasi ini dilakukan melalui wawancara tatap muka pada 12 November-4 Desember 2021. Sebanyak 1600 responden diambil dengan metode multistage random sampling di tiap provinsi diambil secara proporsional dengan data jumlah penduduk pada Pilpres 2019. Survei memiliki margin of error 2,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.