LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Sikap galau Rustriningsih di Pilgub Jateng dipertanyakan

Sejak gagal menjadi cagub dari PDIP, Rustriningsih tidak jelas mendukung siapa dalam pilgub 26 Mei mendatang.

2013-05-23 10:55:16
Pilgub Jateng
Advertisement

Pengamat Universitas Indonesia (UI) Andrinof A Chaniago menyayangkan sikap politik Rustriningsih yang sampai saat ini belum jelas dalam pemilihan gubernur Jawa Tengah 2013. Sikap Wakil Gubernur Jateng yang pernah diusung PDI Perjuangan tersebut, dianggap tidak mencerminkan sebagai seorang pemimpin yang mestinya memberikan contoh yang baik.

Akibat sikap Rustriningsih yang dinilai 'galau', para pendukungnya cenderung memilih untuk golput atau tidak memilih salah satu pasangan calon gubernur. Mereka bahkan mengajak masyarakat untuk golput dalam pemilihan gubernur Jawa Tengah pada 26 Mei mendatang.

Lebih disayangkan lagi, gerakan itu, menurut informasi yang diperoleh Andrinof, direstui oleh Rustriningsih yang kini menjabat sebagai Plh Gubernur Jawa Tengah.

"Itu sangat disayangkan dilakukan oleh seseorang yang memiliki jabatan yang cukup tinggi di pemerintahan. Seharusnya bersikap pasif saja, boleh saja melampiaskan kekecewaannya, tapi tidak mesti dengan menggalang gerakan golput. Sayang buat Ibu Rustri sebagai seorang yang sudah mencapai posisi pemimpin. Sikapnya itu malah menurunkan nilai kepemimpinannya yang sudah diraihnya," tandas Direktur Eksekutif Cirus Surveyors, saat dihubungi merdeka.com, Kamis (23/5).

Di alam demokrasi, lanjut Andrinof, orang harus siap dicalonkan atau tidak dicalonkan, serta kalah atau menang dalam setiap pencalonan kepala daerah. Seorang pemimpin diwajibkan memiliki sikap mental sebagai pemimpin.

"Kalau tidak puas, kalau bisa jangan disalurkan, jangan melemahkan sistem. Kalau sampai beliau menggalang gerakan golput, itu sangat disayangkan. kalau Rustri masih ingin tetap di partainya, lebih baik kalau dia konsisten membela partainya.

Seorang politisi yang baik itu dia tetap setia pada cita-cita partainya, meski dalam posisi yang terpinggirkan. Sebagai pemimpin, ibu Rustri itu tidak sekedar kader partai, prospeknya sebetulnya masih panjang. Peluangnya masih banyak untuk tampil di tempat lain. Karena itu konsistensi sikapnya harus dipertahankan," imbuhnya.

Hal senada disampaikan oleh pengamat politik dari Universitas Diponegoro Semarang, Budi Setiono di mana saat ini Rustriningsih mengalami kebimbangan dalam mengambil keputusan. Kebimbangan tersebut lebih dikarenakan imbas dari tidak mendapatkannya rekomendasi calon gubernur dari PDIP kepada dirinya.

"Kekecewaan kepada partai itu wajar, seharusnya kalau kecewa ya dicari solusinya bagaimana. Kalau sekarang, yang dia (Rustriningsih) harus mengambil sikap yang sifatnya konsisten," ujarnya di Semarang.

Budi menambahkan bahwa seharusnya politisi memberikan gesture atau sinyal yang sifatnya bisa dibaca oleh semua orang, sebagai sikap yang konsisten dalam situasi seberat atau sepahit apapun. Sementara pada Pilgub 2013 kali ini, tampak bahwa Rustriningsih tidak begitu siap, hingga muncul kebimbangan-kebimbangan dalam mengambil keputusan.

"Sikap indirect-nya Rustri tidak jelas. Apakah golput, atau ke pasangan lain, atau dibiarkan mengambang. Hal itu tidak berlaku di alam demokrasi liberal saat ini karena cenderung susah diikuti oleh pengikutnya serta membuat bingung pengikutnya. Sikap tersebut tidak menunjukkan gesture yang baik dan tidak seharusnya itu dilakukan oleh Rustriningsih, sayang," tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, relawan pendukung Rustriningsih berencana tidak akan menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan gubernur Jawa Tengah. Gerakan golput tersebut dilakukan menyusul rekomendasi PDI Perjuangan yang tak mendukung Rustri. PDIP akhirnya memilih Ganjar Pranowo, anggota DPR dari Fraksi PDIP, sebagai calon gubernur Jateng. Sikap golput pendukungnya diduga adalah sikap Rustri dalam Pilgub nanti.

Jelang masa akhir kampanye, Rustri terlihat semakin hangat dengan incumbent Bibit Waluyo. Minggu (19/5) lalu, mereka terlihat tampil mesra saat berkunjung ke Kabupaten Kebumen, melihat pagelaran wayang kulit dengan lakon "Bima Bangkit" dengan dalang Ki Mantep Sudarsono yang digelar oleh Stikes Muhammadiyah Gombong di Alun-alun Kebumen. Namun tindakan tersebut buru-buru langsung dibantah oleh Rustri, yang menyatakan tidak memberikan dukungan kepada Bibit Waluyo.

Sebelumnya ribuan baliho dan spanduk dukungan Rustri terhadap pasangan Hadi Prabowo-Don Murdono juga terpasang di sejumlah daerah di Jateng meski lagi-lagi dibantah Rustri.(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.