Sikap cuek Demokrat tanggapi gabungnya Antasari ke PDIP
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto mengatakan, pihaknya tidak mau ambil pusing keputusan Antasari. Mau bergabung dengan PDIP atau mendukung pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot), Demokrat tak mempersoalkan.
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar setelah bebas dari penjara, sering muncul dan melakukan safari politik. Setelah diundang Presiden Jokowi, Antasari menghadiri perayaan ulang tahun Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan juga menghadiri acara debat cagub cawagub DKI.
Antasari secara terang-terangan dalam waktu dekat akan bergabung dengan PDIP.
"Saya memang akan bergabung dengan satu partai politik tertentu. Alasan saya bergabung dengan parpol itu karena ada kesamaan dan secara historis kami memiliki satu ideologi," kata Antasari saat diwawancarai Kompas TV di kediamannya, Sabtu (28/1).
Bukan tanpa sebab Antasari ingin bergabung dengan PDIP. Dia mengakui, sebagian besar orang GMNI ada di PDIP. Partai besutan Megawati Soekarnoputri ini merespon positif. PDIP memberi 'karpet merah' terhadap Antasari jika ingin bergabung.
Bagaimana dengan sikap Partai Demokrat akan hal itu?
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto mengatakan, pihaknya tidak mau ambil pusing keputusan Antasari. Mau bergabung dengan PDIP atau mendukung pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot), Demokrat tak mempersoalkan.
"Dia bisa menyampaikan ke mana saja, bisa menyampaikan aspirasi ke mana saja, misalnya di dalam pemilihan Gubernur, dia bisa condong ke mana," tutup Agus di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (29/1).
Agus Hermanto ©dpr.go.id
Dia menegaskan, tidak mempermasalahkan jika Antasari Azhar bergabung dengan PDI Perjuangan (PDIP). Mengingat kini Antasari telah mendapatkan kebebasannya, sehingga semua haknya telah kembali.
"Beliau memiliki kewenangan seperti juga yang dimiliki oleh orang lain. Karena beliau dengan memperoleh grasi memiliki kebebasan dan mempunyai hak saya sama seluruh rakyat Indonesia," jelas Agus.
Sedangkan Ketua DPP Partai Demokrat, Didik Mukrianto berpendapat, merapatnya Antasari ke PDIP akan memberikan dampak positif bagi karirnya di masa yang akan datang. Menurutnya, sudah menjadi tugas partai politik untuk mendengarkan seluruh aspirasi rakyat termasuk keinginan Antasari untuk berpolitik.
"Parpol semuanya harus bangun komunikasi dan hubungan baik dengan seluruh warga negara Indonesia. Parpol dalam tupoksinya mendengar warga negara yang ingin di dengar aspirasinya," kata Didik di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (30/1).
Antasari sempat meminta agar Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono mengungkap kasus pembunuhan Bos Rajawali Banjaran yang menjeratnya. Muncul anggapan, Antasari mencari dukungan politik untuk membongkar lagi kasusnya.
"Secara kelembagaan pasti setiap lembaga negara harus menjalin hubungan yang baik. Dalam konteks itu, hukum sudah menjelaskan dengan jelas, putusan hukum pun sudah bisa diakses publik, sudah tidak ada korelasi Pak SBY menjelaskan apa yang terjadi. Dengan proses hukum yang ada, punishment yang ada sudah jelas," pungkasnya.
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya selalu menjadi rumah bagi mereka yang mencari keadilan. Dia menyakini ini alasan mengapa Antasari akhirnya merapat ke pasangan petahana.
"PDI Pejuangan memang selalu menjadi rumah bagi mereka yang tidak mendapatkan keadilan sosial. Antasari melihat bagaimana satya meva jayate yang diyakini PDI Perjuangan yang artinya kebenaran akan menang," katanya di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (27/1).
Dia bahkan membuka pintu selebar-lebarnya bagi Antasari untuk bergabung dengan PDI Perjuangan. Mengingat antara partai berlambang banteng moncong putih tersebut memperjuangkan kebenaran yang tidak mungkin dapat ditutupi.
"Tentu saja kami terbuka sekiranya beliau (Antasari) menyatakan akan bergabung ke PDIP dan suasana kebatinan yang menyatukan adalah nilai yang sama," terangnya.
Baca juga:
Ini alasan Polda Metro masih sulit selidiki kasus Antasari Azhar
PDIP beri sinyal posisi bidang hukum buat Antasari jika bergabung
Jika tak terkait korupsi & asusila, PDIP beri bantuan hukum Antasari
Demokrat sebut kasus Antasari sudah tak ada korelasi lagi dengan SBY
Eva Sundari 'happy banget' Antasari akan benahi kader PDIP korupsi
Demokrat tak masalah Antasari gabung dengan PDIP
Didukung mantan Ketua KPK Antasari Azhar, ini reaksi Ahok