LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Siapa pihak Istana yang ajak PKS gabung koalisi Jokowi?

Siapa pihak Istana yang ajak PKS gabung koalisi Jokowi? PKS mengaku diajak bergabung oleh pihak Istana untuk mendukung Joko Widodo di Pilpres 2019. Tapi, tak diketahui siapa yang memulai ajakan itu. Namun ajakan gabung itu dinilai wajar oleh Politikus PDIP Hendrawan Supratikno.

2018-03-02 13:26:02
Pilpres 2019
Advertisement

PKS mengaku diajak bergabung oleh pihak Istana untuk mendukung Joko Widodo di Pilpres 2019. Tapi, tak diketahui siapa yang memulai ajakan itu. Namun ajakan gabung itu dinilai wajar oleh Politikus PDIP Hendrawan Supratikno.

Hendrawan menyebut, jika semua partai bergabung mendukung Jokowi, maka bukan tidak mungkin Pilpres 2019 hanya akan ada satu calon saja.

"Ya kalau semua bergabung jadi satu calon ya memang benar. Itu matematika saja kan," kata Hendrawan saat dihubungi, Jumat (2/3).

Advertisement

Hendrawan tak tahu orang yang ajak gabung PKS ke dalam koalisi pemerintah. Namun dia menyebut, komunikasi kepada partai-partai untuk membangun koalisi di Pilpres 2019, dilakukan oleh Presiden dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sehingga, kader PDIP lain kemungkinan tidak mengetahui komunikasi kepada PKS.

"Kalau sudah levelnya presiden yang berkomunikasi itu kan yang tahu hanya presiden dan ketua umumnya. Tapi kalau ada sesuatu yang tidak benar pasti disangka oleh lingkaran 1 presiden," tegasnya.

Sebelumnya, Presiden PKS, Sohibul Iman mengatakan, partainya belum mempunyai niatan untuk bergabung dengan pemerintahan. Dia mengaku pernah diajak agar partainya dapat bergabung dengan koalisi pemerintahan untuk bersama-sama mendukung pencalonan Joko Widodo pada Pilpres 2019.

Advertisement

"Saya tegaskan di sini bahwa PKS diajak bergabung dengan Istana ada. Dan itu bukan sebuah kejahatan dalam politik. Itu biasa-biasa saja, istana ingin mengajak kita," kata Sohibul di kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (1/3).

Dia mencontohkan, apabila partainya bergabung dengan pemerintahan dan mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019, maka Jokowi akan melawan kotak kosong karena tak ada lagi lawan. Sohibul menyebutkan kemungkinan besar partainya akan bersama Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN) dalam mengusung lawan Jokowi di 2019.

Baca juga:
Pilpres 2019, Presiden PKS mengaku diajak istana agar dukung Jokowi
Prabowo minta Sudrajat-Syaikhu optimis hadapi Pilgub Jabar 2018
Keakraban Prabowo dan pimpinan partai koalisi bahas persiapan Pilgub Jabar
Gagal maju Pilkada Bandung Barat, artis Adly Fairuz masuk daftar caleg dari PKS
PKS soal Pilpres 2019: Insya Allah bersama Gerindra
PKS nilai pengadangan Anies munculkan citra Jokowi tak siap bersaing
PKS sebut politik Indonesia semakin berbiaya mahal

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.