Setya Novanto tertawa saat Jokowi singgung pergantian Ketua DPR
Presiden Jokowi mengakui kerap diminta komentarnya terkait pergantian Ketua DPR yang terjadi sangat cepat. Kepala Negara tidak ingin mencampuri urusan di lembaga lain yang tidak masuk dalam wewenangnya.
Presiden Joko Widodo membuka Rapat Pimpinan Nasional Kamar Dagang dan Industri di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (1/12). Rapimnas dihadiri Ketua DPR Setya Novanto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie juga tampak hadir.
Presiden Jokowi mengingatkan agar pelaku ekonomi tetap fokus pada pertumbuhan perekonomian nasional. Tidak terpengaruh pada gonjang ganjing politik nasional yang diakuinya memanas karena pertarungan pemilihan kepala daerah (Pilkada).
Di hadapan pebisnis dan pengusaha, Jokowi sempat menyinggung soal kembalinya Setya Novanto ke kursi Ketua DPR. Presiden Jokowi tidak ingin mencampuri urusan di lembaga lain yang tidak masuk dalam wewenangnya. "Pergantian Ketua DPR ya biar saja itu urusan DPR," ujar Presiden Jokowi
Mendengar pernyataan Presiden Jokowi, Setya Novanto yang duduk bersebelahan dengan Aburizal Bakrie hanya tertawa. Pengusaha dan pebisnis tepuk tangan.
Presiden Jokowi mengakui kerap diminta komentarnya terkait pergantian Ketua DPR yang terjadi sangat cepat. Namun Jokowi menegaskan bahwa dia tidak mau ikut campur.
"Saya sering ditanya pak bagaimana pergantian ketua DPR, ya itu wilayah DPR, wilayah legislatif, saya kan eksekutif," tegasnya.
Untuk diketahui, Rapat paripurna DPR RI yang digelar Rabu (30/11) secara resmi melantik Setya Novanto kembali sebagai Ketua DPR. Setya Novanto menggantikan Ade Komarudin yang dipecat Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) pagi tadi.
Dalam pidatonya, Setya Novanto berjanji menjalankan amanah dengan baik. Dia meminta dukungan seluruh anggota DPR dan meminta doa dari masyarakat agar bisa bekerja keras menjalankan amanah sesuai harapan rakyat.
Tidak hanya itu, Setya Novanto juga berjanji memperkuat hubungan antara lembaga legislatif dan eksekutif. "Kami akan tingkatkan hubungan produktif dengan lembaga lain khususnya Presiden RI dalam rangka memperkuat sistem presidensial," ujar Setya Novanto di Gedung DPR.
Baca juga:
Setnov resmi jadi Ketua DPR, Fraksi Golkar rombak posisi kadernya
Drama 30 November di gedung DPR
Putusan MKD dijadikan Golkar tentukan posisi Akom
Ini tanggapan Ical soal Setnov gantikan Akom jadi ketua DPR
Fahri akui lebih klop kerja bareng Setya Novanto dibanding Akom