LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Setnov sayangkan Golkar ganti Mahyudin dengan Titiek Soeharto di MPR

Mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto menyayangkan keputusan partainya mencopot Mahyudin dari kursi Wakil Ketua MPR. Dalam rapat pleno yang diselenggarakan Minggu (18/3), DPP Golkar menetapkan Titiek Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto sebagai pengganti Mahyudin.

2018-03-19 11:11:03
Partai Golkar
Advertisement

Mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto menyayangkan keputusan partainya mencopot Mahyudin dari kursi Wakil Ketua MPR. Dalam rapat pleno yang diselenggarakan Minggu (18/3), DPP Golkar menetapkan Titiek Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto sebagai pengganti Mahyudin.

Novanto beralasan, selama ini Mahyudin dinilai telah banyak berkontribusi bagi partai berlambang pohon beringin tersebut. Belum lagi, imbuhnya, Mahyudin dinilai cukup berhasil meningkatkan kualitas hubungan antar sesama anggota di parlemen.

"Ini tentu kebijakan daripada ketua yang baru, tapi (tergesernya) Pak Mahyudin tentu disayangkan karena mempunyai prestasi yang sangat baik di Partai Golkar maupun dalam kiprah di parlemen," ujar Novanto sesaat sebelum sidang korupsi e-KTP di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (19/3).

Advertisement

Meski menyayangkan lengsernya Mahyudin, Novanto mengklaim tetap mendukung peran Titiek sebagai Wakil Ketua MPR dengan pertimbangan pernah menjabat di Komisi IV DPR. Terdakwa korupsi proyek e-KTP itu juga mengatakan, Titiek memiliki sikap kepemimpinan yang cukup baik.

"Ya bu Titiek sosok orang yang mempunyai leadership tinggi, saya rasa tidak ada masalah," ujarnya.

Sementara itu, pergantian posisi antara Titiek dengan Mahyudin menimbulkan pandangan berbeda. Berdasarkan undang-undang nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD, pimpinan MPR hanya bisa diganti apabila meninggal dunia, berhalangan hadir, atau mengundurkan diri.

Advertisement

Dikonfirmasi secara terpisah usai penetapan hasil rapat pleno, Mahyudin bersikukuh tetap berada sebagai Wakil Ketua MPR dengan alasan undang-undang MD3.

"Saya akan taat kepada undang-undang yang berlaku. Segala tindakan yang tidak sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan tentu kita akan tolak," kata Mahyudin.

Sementara itu, ketua DPP Golkar, Ace Hasan Syaziliy mengatakan keputusan tersebut sebagai bentuk aspirasi Golkar dan keterwakilan perempuan. Dia menampik terpilihnya putri mantan Presiden Soeharto sebagai bentuk balas budi Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto.

"Enggak ada ini balas jasa. Di dalam tubuh Partai Golkar di samping memang ada aspirasi, pimpinan MPR mesti ada perempuan juga," ujar Ace.

Baca juga:
Melawan, Mahyudin sebut Titiek Soeharto tak maju Munaslub karena kursi pimpinan MPR
Tolak mundur dari pimpinan MPR, Mahyudin konsisten laksanakan UU MD3
Sebut langgar UU MD3, Mahyudin tolak diganti Titiek Soeharto dari pimpinan MPR
Pleno Partai Golkar setujui Titiek Soeharto jadi pimpinan MPR gantikan Mahyudin
Bahas pemenangan Pilkada & Pilpres, Golkar gelar Rakernas 22-23 Maret

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.