LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Semangat Kebhinekaan, Petugas TPS di Korsel Pakai Busana Tradisional Indonesia

Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) dan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) serta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) pun terlihat sigap menjalankan tugasnya.

2019-04-14 15:33:00
Pemilu 2019
Advertisement

Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 Indonesia di Korea Selatan dilaksanakan dengan semangat kebhinekaan, dimana para petugas di tempat pemungutan suara (TPS) memakai pakaian tradisional daerah di Indonesia.

Warna–warni busana nusantara yang dikenakan seluruh petugas TPS menjadi pencuri perhatian dan memberikan nuansa lain pada pesta demokrasi masyarakat RI yang berada di Korsel, demikian disampaikan dalam keterangan pers KBRI Seoul yang diterima di Jakarta, Minggu (14/4).

Pada Minggu (14/4) pukul 07.30 pagi (waktu Seoul), antrian sudah mulai memadati TPS di KBRI Seoul yang baru dibuka pukul 08.00 pagi. Udara dingin yang mencapai 10 derajat Celcius dan hujan yang turun sejak pagi tidak membuat surut masyarakat Indonesia di Korea Selatan untuk menggunakan hak pilihnya.

Advertisement

Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) dan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) serta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) pun terlihat sigap menjalankan tugasnya.

Para petugas di TPS Seoul ada yang menggunakan Beskap, Sorjan Lurik plus Blangkon Jawa, Kebaya Bali hingga Baju Bodo dengan segala aksesorinya. Beberapa warga Indonesia yang akan menggunakan hak pilihnya juga terlihat mengenakan pakaian adat daerahnya masing-masing.

"Selain untuk menarik perhatian dan mengedukasi masyarakat, penggunaan pakaian adat ini adalah untuk mencerminkan kebhinekaan Indonesia," ujar Huda Ulin Nuha, Ketua PPLN Seoul.

Advertisement

Untuk memastikan Pemilihan Luar Negeri di Korea Selatan berlangsung dengan tertib dan aman, berbagai langkah telah dilakukan dan diantisipasi sebelumnya oleh PPLN Seoul. Selain kerja sama dengan aparat polisi setempat, pengamanan juga dilakukan dengan melibatkan Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas).

Selain itu di KBRI Seoul juga dibuat ruang situasi (situation room) untuk memantau secara real time dan memastikan seluruh aktivitas Pemilihan Umum di TPS yang terletak di berbagai kota secara serentak berjalan dengan baik dan aman.

Pemilihan Umum Luar Negeri wilayah Korea Selatan dilaksanakan secara serentak di 13 TPS yang tersebar di kota Seoul, Ansan, Busan, Gimhae, Daegu, dan Incheon. Kotak Suara Keliling pun dilaksanakan di kota Tongyeong dan Samcheonpo.

Jumlah WNI dalam DPTLN Korea Selatan adalah sebanyak 26.695 orang yang sebagian besar merupakan pekerja migran.

Baca juga:
Pemungutan Suara Pemilu 2019 di Suriah Berjalan Lancar
Membeludaknya WNI yang Nyoblos Pemilu 2019 di Malaysia
WNI di Sydney Ajukan Petisi Minta Pemilu Diulang
Alat Peraga Kampanye Masih Bertebaran di Masa Tenang Pemilu 2019
Memasuki Masa Tenang, Polisi Siapkan Strategi Antisipasi Gangguan Pemilu
Ratusan WNI di Sydney Tak Bisa Coblos, KPU Minta PPLN Koordinasi ke Panwaslu

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.