LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Selebaran kampanye hitam serang Jokowi beredar di Sumedang

"Pelakunya menggunakan motor dan langsung kabur, ini pasti merupakan orang bayaran," ujar Tubagus.

2014-06-27 18:55:34
Kampanye Hitam
Advertisement

Kampanye hitam menggunakan pola menjelek-jelekan kandidat lain dalam Pilpres 2014 terjadi di Sumedang, Jawa Barat. Pola tersebut ditemukan dalam selebaran yang entah siapa penyebarnya. Selebaran itu menyudutkan capres nomor urut dua, Joko Widodo (Jokowi).

Misalnya selebaran bertuliskan "Mau Dipimpin Presiden Yang Tidak Amanah?" Kemudian selebaran itu menampilkan foto Jokowi yang tengah disumpah dalam pelantikan gubernur DKI Jakarta. "Dia bersumpah di bawah Al Quran untuk memimpin Jakarta sampai selesai. Bersumpah di bawah Al Quran berarti berjanji kepada Allah SWT."

Kemudian kalimatnya berlanjut, "Kalau janji terhadap Allah SWT saja dilanggar apalagi janji kepada kita!!"

Berikutnya, foto lain menampilkan Jokowi yang berada di belakang Ketum PDIP Megawati. Wajah Jokowi dilingkari. Dalam selebaran itu ditulis tegas bahwa "Jokowi bertugas kepada Partai, bukan kepada Rakyat!!" Selanjutnya tulisan singkat "TOLAK JOKOWI."

Ada tiga lembar selebaran yang berbeda, di mana intinya menjelek-jelekan kandidat lain. Pembuat selebaran juga tidak jelas karena tidak disertai dengan identitas jelas.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PDIP Tubagus Hasanuddin mengaku berang dengan adanya upaya menjatuhkan satu kandidat lain. Dia pun masih mengumpulkan bukti-bukti untuk kemudian dilaporkan ke Bawaslu.

"Kita sudah punya beberapa bukti adanya kampanye hitam ini. Ini saya dapat tadi pagi di Sumedang dekat Cadas Pangeran. Pelakunya menggunakan motor dan langsung kabur, ini pasti merupakan orang bayaran," ujarnya di Bandung, Jumat (27/6).

Pihaknya mengaku tidak akan menyerang balik dengan cara-cara yang curang. Justru tim pemenangan Jokowi-JK memberi pencerahan melalui tabloid Obor Maslahat yang akan dikirim ke seluruh wilayah.

"Saat ini sudah ada 1 juta eksemplar. Isinya tentang kebaikan, bagaimana menyikapi demokrasi, kampanye hitam, dalam kata yang religius," katanya menegaskan.(mdk/mtf)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.