LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Sekjen ungkap Haris Sudarno sudah pindah ke Golkar, tak berhak lagi atas PKPI

Sekjen PKPI Imam Anshori Saleh mempersoalkan Haris Sudarno dkk yang masih mengklaim sebagai pengurus sah partai yang didirikan Try Sutrisno dan mendiang Edi Sudradjat itu. Menurutnya, Haris bukan hanya tak punya legalitas mengklaim PKPI, tapi juga sudah menjadi pengurus partai lain.

2018-04-18 09:51:54
PKPI
Advertisement

Sekjen Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Imam Anshori Saleh mempersoalkan Haris Sudarno dkk yang masih mengklaim sebagai pengurus sah partai yang didirikan Try Sutrisno dan mendiang Edi Sudradjat itu. Menurutnya, Haris bukan hanya tak punya legalitas mengklaim PKPI, tapi juga sudah menjadi pengurus partai lain.

"Dia kan sudah resmi masuk pengurus DPP Golkar. Kok tiba-tiba membuat pernyataan bahwa dualisme di PKPI masih belum berakhir. Itu seperti orang yang mengigau dalam tidur," kata Imam melalui pesan singkat, Rabu (18/4).

Usai PKPI pimpinan Hendropriyono dinyatakan lolos sebagai peserta pemilu 2019, PKPI kubu Haris Sudarno muncul menggelar jumpa pers, kemarin. Dalam jumpa pers itu, Haris mengklaim sebagai ketua umum PKPI dan menyatakan dualisme di PKPI belum berakhir.

Advertisement

Imam pun menepis klaim Haris. Merujuk surat kepengurusan (SK) Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (Menkum HAM) serta Komisi Pemilihan Umum (KPU), maka PKPI yang sah dan diakui hanya pimpinan AM Hendropriyono. Bahkan, KPU sudah menetapkan PKPI pimpinan Hendropriyono sebagai peserta Pemilu 2019 dengan nomor urut 20.

"Haris dan kawan-kawannya ngotot menggugat ke Bawaslu tapi ditolak juga, karena yang dinilai sah ya PKPI kami," kata Imam.

Selain itu, menurutnya, para calon kepala daerah yang diusung PKPI di Pilkada Serentak 2018 juga diterima KPU. Sedangkan kubu Haris yang mencoba mengajukan calon selalu ditolak KPU di berbagai daerah.

Advertisement

"PTTUN Jakarta juga mengakui PKPI kami. Lalu di mana letak dualismenya?" tanya Imam.

Selain itu, dia menyatakan saat ini Haris sudah menjadi pengurus Golkar.

"Saya sudah cek kepada kawan pengurus di DPP Golkar, diakui memang Haris Sudarno masuk di anggota Dewan Pakar," katanya.

Sebelumnya PKPI sempat terbelah dalam dualisme kepengurusan. PKPI pimpinan Haris atau yang juga dikenal dengan Kubu Cut Meutia merupakan hasil kongres luar biasa (KLB) di Hotel Grand Cempaka pada akhir Agustus 2016.

Sedangkan di kubu lain ada PKPI pimpinan Hendropriyono. PKPI kubu Hendropriyono merupakan hasil kongres di Hotel Millenium juga pada penghujung Agustus 2016.

Seiring waktu, PKPI pimpinan Hendropriyono yang memperoleh pengakuan pemerintah dan KPU. PKPI kubu Hendropriyono juga telah ditetapkan sebagai kontestan Pemilu 2019.

"Jadi Haris Sudarno kini tinggal bersama segelintir orang yang enggan bergabung ke PKPI kami. Sudah kita ajak bergabung tetap enggan sampai hari ini," kata Imam.

Meski begitu, Imam menegaskan, PKPI masih membuka pintu bagi Haris Sudarno dkk jika mau bergabung.

"Kebetulan dalam waktu dekat kami akan menggelar KLB. Pak Haris datang dan ikut saja mencalonkan diri sebagai ketua umum, kalau memang berani," katanya.

Baca juga:
PKPI kubu Haris Sudarno tolak gabung dengan kubu Hendropriyono
Dualisme dalam tubuh PKPI dianggap belum selesai
Dipolisikan, komisioner KPU sebut 'Akan saya hadapi, ini risiko jabatan'
PKPI laporkan Hasyim Asy'ari, tujuh Komisioner KPU pasang badan
PKPI laporkan Komisoner KPU ke polisi atas sengketa Pemilu 2019

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.