LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Sekjen PPP Sindir Fadli Zon Lebih Sering Bikin Puisi Daripada Pamer Kinerja

Sekjen PPP menuturkan, Fadli Zon justru tidak pernah mengungkapkan hasil kinerjanya selama menjabat sebagai pimpinan DPR. Tetapi sibuk dengan membuat puisi.

2019-02-13 12:12:50
Fadli Zon
Advertisement

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin, Arsul Sani menilai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon kerap melakukan pencitraan. Hal itu ia katakan untuk menjawab kritikan Fadli yang menyebut potret 'keluarga harmonis' Jokowi sebagai pencitraan.

"Memangnya Pak Fadli Zon setiap saat bikin puisi bukan pencitraan? itu saja jawabannya," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/2).

Menurutnya, Fadli juga tidak alami saat membuat puisi yang sering diunggah di media sosial. Kata Arsul, pembuatan pusi itu mengandung unsur politis.

Advertisement

"Pak Fadli Zon bikin puisi itu alami kan punya kepentingan politik juga kan sama saja gitu," ungkapnya.

Sekjen PPP ini menuturkan, Fadli Zon justru tidak pernah mengungkapkan hasil kinerjanya selama menjabat sebagai pimpinan DPR. Tetapi sibuk dengan membuat puisi.

"Bahkan keseringan bikin puisi. Dia enggak pernah menjelaskan yang telah dikerjakan selama jadi pimpinan maupun anggota DPR gitu dong," ucapnya.

Advertisement

Diketahui, Fadli Zon menyoroti pencitraan yang dilakukan Jokowi saat berkumpul keluarga di Istana Bogor dengan membawa banyak media. Sehingga foto-foto pencitraan tersebut viral.

"Gimik-gimik pencitraan menurut saya menghina intelektualitas kita, bahkan Mbok ya sutradaranya lebih bagus dalam rancang pencitraan, misalnya mau berikan pencitraan sebagai keluarga harmonis di kebun raya bogor, tapi wartawannya terlalu banyak harusnya kan wartawannya 2 atau 3 nanti di share. Ini sampai 100 orang," kata Fadli di kantor Sekretaris Nasional Prabowo-Sandi, Jalan Hos Cokroaminoto No 93, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2).

Menurutnya, Jokowi tidak lihai saat melakukan pencitraan. Dia membandingkan cara Jokowi dengan teknik operasi foto di Pilpres Amerika Serikat guna memberikan dampak tertentu. Namun, kata Fadli, pencitraan yang dibangun Jokowi gagal sehingga menimbulkan pencitraan brutal lantaran tak mengerti tentang teori operasi foto tersebut.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.