Sekjen PDIP Ungkap Alasan Dorong Sistem Proporsional Tertutup
Sekjen PDIP Hasto Kristianto mengatakan perlunya evaluasi terkait pelaksanaan pemilu. Salah satunya terkait dengan penggunaan sistem proporsional terbuka atau sistem proporsional tertutup.
Sekjen PDIP Hasto Kristianto mengatakan perlunya evaluasi terkait pelaksanaan pemilu. Salah satunya terkait dengan penggunaan sistem proporsional terbuka atau sistem proporsional tertutup.
"Evaluasi menyeluruh terkait pemilu sekarang. Apakah proporsional terbuka itu membawa banyak manfaat atau mudaratnya yang lebih banyak," ujar dia dalam diskusi CSIS bertema 'Menimbang Sistem Pemilu 2024: Catatan dan Usulan', Senin (1/11)
Dia menegaskan, PDIP berpandangan bahwa yang harus diterapkan yakni proporsional tertutup. Sebab proporsional terbuka berpeluang mengeliminasi calon-calon berkualitas.
"Kita imajinasikan ke depan 2024 pileg pilpres berjalan serentak. Ini yang harus kita lihat kembali. Kalau dari kami sebenarnya mengusulkan karena peserta pemilu adalah partai politik, proporsional tertutup," ujar dia.
"Karena proporsional terbuka itu juga mampu mengeliminir berbagai tokoh yang sangat kuat dalam pemahaman terhadap sistem politik, fungsi legislasi, kalah oleh aspek elektoral," lanjut Hasto.
Terkait hal tersebut, Hasto memberikan sebuah contoh. Ketika seorang anggota DPR RI hasil pemilu 2019 lalu tidak memahami tugas dan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat.
"Saya agak heran pada awal-awal persidangan di DPR pemilu 2019 kemarin, ada seorang anggota dewan yang ketika berbicara woman trafficking dibahas di Komisi III, dia protes kenapa woman trafficking dibahas di komisi III (komisi) hukum. Kan harusnya (di Komisi) perdagangan, dibahas di Komisi VI," jelasnya.
"Karena tidak ada pendidikan politik untuk memahami bahwa DPR itu menjalankan fungsi legislasi, anggaran, pengawasan, fungsi representasi. Karena mereka hanya popularitas yang banyak. Atau punya kekuatan basis dukungan keluarga, atau sukuisme, atau basis dukungan kapital yang begitu kuat atau media, sehingga hal-hal. yang seperti yang menjadi sisi-sisi negatif dari proporsional terbuka," tandas dia.
Baca juga:
Bambang Pacul: PDIP Satu-satunya Partai yang Punya Golden Tiket di Pilpres 2024
Gema Puan Serukan Lawan Buzzer Suka Adu Domba Ganjar dan Puan
Ganjarist Deklarasikan Dukung Ganjar Pranowo Maju Capres 2024
PDIP Sebut Hasil Survei Bersifat Dinamis, Tak Ingin di-Nina Bobokan Elektoral Tinggi
Soal Isu Capres-Cawapres 2024, Ketua-Ketua DPD PDIP Kompak Tunggu Keputusan Megawati
PDIP Gelar Pra Rakornas Untuk Persiapan Pemenangan Pemilu 2024
Sekjen PDIP Tawarkan Beasiswa untuk Bandingkan Kepemimpinan Jokowi dengan SBY