Sekjen PDIP Tegaskan Rekonsiliasi Bukan Jalan Bagi-bagi Jatah Kabinet
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, rekonsiliasi bukanlah jalan untuk bagi-bagi kabinet. Rekonsiliasi merupakan sikap untuk melakukan musyawarah dan mufakat serta menghargai perbedaan yang ada.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, rekonsiliasi bukanlah jalan untuk bagi-bagi kabinet. Rekonsiliasi merupakan sikap untuk melakukan musyawarah dan mufakat serta menghargai perbedaan yang ada.
"Rekonsiliasi sebagai jalan, yang bukanlah untuk diberi jabatan di kabinet," ucap Hasto di kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis 27 Juni 2019.
Dia mengingatkan, urusan kabinet adalah kewenangan Presiden Jokowi. Namun, karena sifatnya strategis, maka akan dibahas bersama-sama.
Hasto menerangkan masih terlalu dini, untuk menyatakan rekonsiliasi untuk membagi-bagi jatah menteri.
"Mengenai susunan dan komposisi kabinet yang akan datang, akan dibahas dengan ketua umum parpol Koalisi Indonesia Kerja," jelas Hasto.
Dia menuturkan, demokrasi yang sehat itu adalah adanya partai di dalam pemerintahan, partai di luar, serta penyeimbang. Sehingga, ada check and balance yang bisa dilakukan.
Meskipun, masih kata Hasto, semuanya terserah pada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Jokowi.
Perlu diketahui, sejauh ini ada 3 partai oposisi. Yakni Gerindra, PKS, dan PAN. Serta 1 partai penyeimbang, yaitu Demokrat.
"Bagaimana pun juga dalam demokrasi yang sehat, kami juga memerlukan adanya kekuatan pihak-pihak penyeimbang, dan adanya kekuatan yang menyatakan berada di luar pemerintahan. Tapi, hal strategis untuk bangsa dan negara, kami serahkan sepenuhnya kepada Bapak presiden dan Ketua Umum Ibu Megawati," pungkasnya.
Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com
(mdk/bal)