Sekjen PDIP Sebut Penyusunan Kabinet Jokowi-Ma'ruf Dilakukan Setelah Kongres
"Karena itulah segala prioritas kongres terlebih dahulu, maka momentum pelaksanaan kongres ini juga berbicara tentang struktur kabinet yang menjabarkan konsepsi Bung Karno tentang Tri Sakti," sambungnya.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, memberi sinyal bahwa komposisi penyusunan kabinet Jokowi-Ma'ruf dibicarakan setelah partainya melakukan kongres. Sebab, kongres merupakan wadah PDIP mengonsolidasikan kepentingan partai, termasuk penentuan kabinet.
"Bagi PDIP kongres merupakan momentum sangat penting dan strategis untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, sinkronisasi, dari seluruh program partai agar PDIP benar-benar dapat hadir sebagai partai yang mengawal pemerintahan Pak Jokowi dan Ma'ruf Amin," kata Hasto di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat Pusat, Sabtu (20/7) malam.
"Karena itulah segala prioritas kongres terlebih dahulu, maka momentum pelaksanaan kongres ini juga berbicara tentang struktur kabinet yang menjabarkan konsepsi Bung Karno tentang Tri Sakti," sambungnya.
Selain itu, Hasto menegaskan, pihaknya tak berbicara soal gemuk atau kurusnya koalisi. Namun, koalisi harus berdedikasi pada peningkatan sistem presidensial agar makin efektif.
Kemudian, pihaknya mengedepankan tentang bagaimana konsolidasi ideologi, agar pancasila betul-betul menjadi dasar dan tujuan bernegara.
"Koalisi juga dimaksudkan juga berpijak kepada sejarah pembentukan bangsa ini. Jadi ketika muhammadiyah, NU, PNI, TNI-Polri, berjuang bersama-sama membentuk republik, maka didalam membangun koalisi ini kita juga melihat elemen-elemen pembentuk dari negara dan bangsa Indonesia itu," tandasnya.
Baca juga:
Sekjen PDIP Sarankan Jokowi Susun Struktur Kabinet Sebelum Nama Menteri
PDIP Khawatir Gabungnya Gerindra ke Koalisi Buat Masyarakat Apatis Demokrasi
PKB Sindir Opsisi yang Ingin Gabung: PAN, PKS itu Enggak Jelas
PPP Minta Semua Pihak Tak Recoki Jokowi-Ma'ruf Susun Kabinet
PPP Bantah Zulhas: Jadi Oposisi Bukan Berarti Tidak Berbakti Kepada Bangsa