LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Sekjen PDIP nilai pertanyaan debat kedua didesain serang Ahok-Djarot

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai pertanyaan yang dibuat oleh empat panelis seakan menyudutkan pasangan petahana, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. Dalam debat tersebut Ahok dinilai menunjukkan‎ kepemimpinan yang memberi arah terhadap masa depan Jakarta.

2017-01-28 00:43:27
Debat cagub DKI
Advertisement

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta baru saja menggelar debat terbuka kedua bagi tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Selama dua jam, saling serang dan kritik mewarnai debat.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengikuti debat bersama dengan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar. Dia duduk mendengarkan pertanyaan yang disampaikan dua moderator Tina Talisa dan Eko Prasodjo kepada tiga pasangan calon. Dia menilai pertanyaan yang dibuat oleh empat panelis seakan menyudutkan pasangan petahana, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.

‎"Walaupun kami mendengar dan merasakan bahwa desain pertanyaan itu ditujukan untuk mengkritisi pasangan incumbent, Pak Ahok dan Pak Djarot. Namun Pak Ahok dan Pak Djarot dalam serangan tersebut justru mampu menunjukkan kualifikasi kepemimpinan yang memberikan jawaban," katanya di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (27/1).

Advertisement

Dia mengungkapkan, dalam debat tersebut Ahok menunjukkan‎ kepemimpinan yang memberi arah terhadap masa depan Jakarta, terutama dalam penataan birokrasi. Terlebih masyarakat kini dapat melihat sendiri hasil kinerja yang telah dilakukan oleh mantan politisi Gerindra itu.

"Di bawah kepemimpinan Pak Ahok dan Pak Djarot, Pungli dapat dihapuskan, kemudian pegawai mendapatkan penghargaan dalam bentuk fasilitas, dalam bentuk gaji yang luar biasa yang membanggakan. Sehingga merunut system sudah dapat dilaksanakan dengan baik. Justru disitulah closing statement Pak Ahok dan Pak Djarot tadi sangat bagus," jabarnya.

Mengenai penampilan dua pasangan calon lainnya, Hasto menilai, masih belum dapat dibandingkan dengan Ahok-Djarot. Mengingat mereka belum pernah menunjukkan buktinya untuk ibu kota, sehingga masih sekadar retorika.

Advertisement

"Kalau yang lain masih beretorika melawan ketidakadilan, Pak Ahok dan Pak Djarot sudah membuktikan. Bagaimana ketidakadilan tersebut dilawan melalui kebijakan-kebijakan yang konkret, kebijakan-kebijakan yang membumi," tutupnya.‎

Baca juga:
Di depan Wanita Ka'bah, Djarot serukan pilih yang sudah teruji
Diguyur hujan, warga Pasar Minggu nyanyikan yel-yel sambut Anies
Hadiri pengajian wanita, Djarot salawat badar bareng ibu-ibu
Usai debat, Gerindra makin pede Anies-Sandi masuk putaran kedua
Cerita Tina Talisa saat diminta jadi moderator debat kedua Pilgub

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.