LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Sekjen PDIP Klaim Tak Beri 'Tiket Emas' Untuk Gibran di Pilkada Solo

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengklaim partainya tidak ada memberikan tiket emas untuk Gibran maju sebagai bakal calon wali kota. Gibran tetap harus melalui penjaringan calon kepala daerah.

2019-09-25 19:58:12
Gibran Rakabuming Raka
Advertisement

Putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka mendaftarkan diri menjadi anggota PDI Perjuangan dan sudah mengantongi Kartu Tanda Anggota. Langkah politik pengusaha kuliner ini tak lepas dari niatnya untuk maju sebagai bakal calon Wali Kota Solo untuk Pilkada 2020.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengklaim partainya tidak ada memberikan tiket emas untuk Gibran maju sebagai bakal calon wali kota. Gibran tetap harus melalui penjaringan calon kepala daerah.

"Semua diperlakukan sama," ujar Hasto di Pangkalpinang, Bangka Belitung, Rabu (25/9).

Advertisement

DPC Solo telah menutup peluang Gibran. Karena DPC telah menyodorkan nama Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa. Namun, peluang Gibran menjadi bakal calon wali kota masih tetap terbuka. Dia bisa mendaftar melalui DPP atau DPD Jawa Tengah. Hasto menegaskan, PDIP tidak membedakan tingkatannya.

"Semua pintu sama tingkatannya. Tidak ada dibeda-bedakan," ujar Hasto.

Soal niatan Gibran maju sebagai bakal calon wali kota Solo, Hasto mengaku belum ada komunikasi dengan Jokowi. "Kami belum berkomunikasi dengan pak Jokowi terkait dengan mas Gibran," ucapnya.

Advertisement

Selain Gibran, menantu Jokowi Bobby Nasution juga berniat maju Pilkada Medan. Berbeda dengan Gibran, Bobby belum punya kendaraan partai politik.

Hasto juga tidak masalah jika menantu Jokowi ingin maju Pilkada melalui PDIP. Sebab, undang-undang menjamin warga negara yang memenuhi persyaratan bisa mencalonkan dan dicalonkan.

"Itu prinsip sehingga kita tidak membeda-bedakan. Yang penting adalah semua punya leadership punya kemampuan teknokrasi untuk mengubah tatanan hidup masyarakat agar lebih berkemakmuran dan juga punya karakter watak yang baik," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Sekjen PDI Perjuangan Arif Wibowo mengatakan, DPP bakal melakukan penjaringan dan pemetaan secara menyeluruh. Menurutnya, DPP tidak mengurus orang perorang. "Yang kita urus Indonesia," imbuhnya.

Meski DPC Solo menutup pintu untuk Gibran, Arif mengatakan keputusan ada di tangan DPP PDIP. Hanya saja, dia memastikan yang terpilih untuk diusung sebagai calon kepala daerah, sosok yang dianggap terbaik untuk berkontestasi di daerahnya.

"DPP partai akan memberikan yang terbaik untuk daerah-daerah," ucapnya.

Baca juga:
KPU Surakarta: Gibran Harus Kumpulkan 35.870 KTP jika Maju Jalur Independen
PDIP Nilai Masuknya Gibran Penyemangat Bagi Milenial Gabung jadi Kader
Gibran Belum Dianggap Kader PDIP Meski Punya Kartu Anggota
PDIP Sebut Gibran Masih Berpeluang Maju Pilwakot Solo Lewat DPP dan DPD
Arief Poyuono Minta Gerindra Dukung Gibran Rakabuming Jadi Cawalkot Solo
Spanduk Gibran Dicopot, Kini Muncul Baliho Pasangan Purnomo-Teguh di Solo

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.